Suasana mencekam menyelimuti Bandara Korowai Batu di Boven Digoel, Papua Selatan. Penerbangan di bandara perintis itu terpaksa dihentikan total setelah sebuah pesawat Smart Air, PK-SNR, menjadi sasaran tembak kelompok bersenjata. Yang lebih tragis, pilot dan kopilotnya, Egon Erwan dan Baskoro, tewas dalam insiden berdarah itu.
Menurut sejumlah saksi, serangan itu terjadi begitu cepat. Bandara yang biasanya ramai dengan aktivitas warga, kini sunyi. Padahal, bagi Kampung Danowage di Distrik Yaniruma, bandara ini adalah satu-satunya jalur penghubung dengan dunia luar. Akses vital itu kini terputus. Untuk sementara, operasional bandara ditutup. Semua demi keamanan.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo, mengonfirmasi penghentian sementara semua penerbangan.
Begitu penjelasannya, Kamis (12/2/2026) lalu.
Artikel Terkait
Korlantas: Korban Tewas Kecelakaan Mudik Lebaran Turun 30 Persen
Iran Ancam Balas Serangan ke Universitas Isfahan dengan Target Kampus AS di Teluk
KAI Tegaskan Larangan Beraktivitas di Jalur Rel Saat Arus Balik Masih Padat
Arus Balik Lebaran di Kepulauan Anambas Berjalan Lancar Berkat Pengamanan TNI-Polri