Jaring distribusi dimaksimalkan lewat 39.000 titik modern trade dan sekitar 1.000 pelanggan konvensional. Yang menarik, operasi pasar murah bersubsidi akan digelar tiap hari di 10 titik kelurahan dan rusun. “Pasar murah kami jalan setiap hari,” kata Dodot. Targetnya jelas: menjangkau masyarakat menengah ke bawah agar bisa belanja dengan harga yang masih terjangkau.
Ilustrasi beras. Foto: Medcom.id
Sementara itu, dari sisi pemerintah provinsi, pesannya tegas. Sekda DKI Jakarta Uus Kuswanto menegaskan, tidak boleh ada lonjakan harga atau yang namanya kelangkaan stok pangan jelang hari besar nanti.
Seluruh BUMD pangan, terutama Food Station, diminta memastikan ketersediaan komoditas utama aman dan terkendali. Titik.
“Kalau kata Pak Gubernur, tidak ada alasan lagi Pemprov DKI tidak bisa memenuhi kebutuhan pokok warga,” pungkas Uus. “Jangan sampai ada kagetan.”
Pesan itu jelas. Semua pihak sudah diingatkan. Tinggal eksekusinya di lapangan.
Artikel Terkait
Enam Tersangka Pembunuhan WN Ukraina di Bali Kabur ke Luar Negeri
Presiden Prabowo Tandatangani Komitmen Investasi Jepang Rp 380 Triliun di Tokyo
BMW Seri 5 520i M Sport Tawarkan Sentuhan Sporty dan Teknologi Mutakhir di Pasar Eksekutif
Jaksa Tolak Permohonan Justice Collaborator Terdakwa Korupsi Izin TKA