Komitmen pada Infrastruktur Jangka Panjang
Pembangunan infrastruktur transportasi juga menjadi perhatian serius. Andre menyebutkan progres Flyover Sitinjau Lauik senilai Rp 2,8 triliun yang ditargetkan rampung Oktober 2027, dengan proses pembebasan lahan diharapkan tuntas pada Maret 2026 mendatang. Ia juga menyampaikan rencana pembangunan Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi yang diproyeksikan dimulai akhir 2026, dengan dukungan anggaran pusat mencapai Rp 25 triliun.
Tak ketinggalan, persoalan infrastruktur lokal yang kerap dikeluhkan warga turut mendapat penegasan. Andre berkomitmen mempercepat perbaikan Jalan Malalak yang sempat terputus, dengan anggaran Rp 670 miliar untuk pengerjaan selama dua tahun. Ia juga menyatakan kesiapan membantu pembangunan kembali Pasar Payakumbuh pasca kebakaran dan mencari solusi tuntas untuk banjir di kawasan Muaro Air yang telah berlangsung puluhan tahun.
Tanggapan dan Apresiasi Warga
Di penghujung acara, Andre menekankan pentingnya kehadiran fisik dan mendengar langsung aspirasi masyarakat. Baginya, pembangunan harus memberikan manfaat nyata, bukan sekadar wacana. Komitmen ini diapresiasi oleh tokoh masyarakat setempat.
Nofiadri, salah satu tokoh masyarakat Batung Taba, menyambut positif kedatangan dan kepedulian yang ditunjukkan Andre Rosiade. "Alhamdulillah, terima kasih atas kedatangan Pak Andre Rosiade ke tempat kami. Beliau tidak hanya berbagi sembako, tapi juga banyak membantu kegiatan warga," ungkapnya.
Kegiatan pun ditutup dengan pembagian sembako, mengukuhkan suasana kebersamaan dan meninggalkan kesan tentang pentingnya sinergi antara wakil rakyat dan konstituen di akar rumput.
Artikel Terkait
KAI Garap Peremajaan Permukiman Bantaran Rel Senen Usai Instruksi Presiden
BPBD Aceh Besar Larang Bakar Sampah dan Lahan di Tengah Suhu Mencapai 34 Derajat
TransJakarta Kirim 20 Pramudi Terbaik untuk Pelatihan di Jepang
Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim ke Halim, Tunjukkan Keakraban di Luar Protokoler