Di tengah hiruk-pikuk lalu lintas Jakarta, upaya untuk memperbaiki layanan transportasi publik terus bergulir. Kali ini, PT TransJakarta memilih fokus pada sumber daya manusianya. Mereka meluncurkan TransJakarta Academy, sebuah program yang bertujuan meremajakan dan meningkatkan kualifikasi para pengemudi, terutama yang bertugas di layanan Mikrotrans.
Welfizon Yuza, sang Direktur Utama, tampak bersemangat ketika menjelaskan hal ini dari Halte Tosari, Jumat lalu (27/3/2026).
“Untuk Trans Academy, tentunya ini menjadi salah satu pilar untuk fondasi ke depannya,” ujarnya.
Ia melanjutkan, prosesnya sudah berjalan. Bahkan, ada 125 orang calon pengemudi baru yang sedang disiapkan untuk segera ditempatkan. Langkah ini bukan sekadar menambah jumlah sopir, tapi lebih pada menyiapkan fondasi yang kokoh untuk layanan yang lebih baik ke depannya.
Namun begitu, ambisi TransJakarta tak berhenti di situ. Mereka punya program yang lebih menggoda: mengirim para pramudi terbaiknya ke Jepang.
Artikel Terkait
Jadwal Salat 28 Maret 2026 di Surabaya: Imsak Pukul 04.08 WIB
Oknum Ustaz di Karawang Diamankan Usai Dihajar Massa karena Selingkuh
KAI Garap Peremajaan Permukiman Bantaran Rel Senen Usai Instruksi Presiden
BPBD Aceh Besar Larang Bakar Sampah dan Lahan di Tengah Suhu Mencapai 34 Derajat