Suasana mencekam kembali menyelimuti Lebanon selatan. Pasukan Israel melancarkan dua serangan terpisah yang menewaskan empat orang. Yang memilukan, di antara korban itu ada seorang anak kecil.
Menurut militer Israel, sasaran mereka adalah anggota kelompok Hizbullah. Namun begitu, dampaknya justru merenggut nyawa warga sipil.
Insiden pertama terjadi di desa Yanouh. Serangan udara di sana menewaskan tiga orang. Kementerian Kesehatan Lebanon, seperti dilaporkan kantor berita National News Agency (NNA), menyebut salah satu korban adalah anak berusia tiga tahun.
Militer Israel mengakui serangan di Yanouh, namun dengan narasi berbeda. Mereka menyatakan telah menewaskan seorang militan Hizbullah yang diidentifikasi sebagai kepala artileri di daerah itu. Pihak militer menyebut pria itu bertanggung jawab atas banyak serangan ke Israel dan sedang berupaya membangun kembali kemampuan artileri kelompoknya.
Artikel Terkait
Tuchel Kecewa atas Cemoohan Penonton Wembley untuk Debut Kembali Ben White
Wirtz Bawa Jerman Menang Tipis Atas Swiss Meski Kebobolan Tiga Gol
KPK Tegaskan Perubahan Status Tahanan Gus Yaqut Sesuai Prosedur dan Sampaikan Maaf
Legislator Gerindra Kunjungi Koperasi Prioritas Prabowo di Sidoarjo, Dorong Optimalisasi