Mengenai korban sipil, militer Israel mengeluarkan pernyataan.
Di sisi lain, korban keempat ditemukan di desa perbatasan Aita al-Shaab. Seorang pria dilaporkan tewas akibat serangan Israel, seperti dikonfirmasi Kementerian Kesehatan Lebanon lewat NNA.
Tak cuma serangan mematikan, ada juga operasi penangkapan. Dalam insiden terpisah pada Senin waktu setempat, pasukan Israel menyerbu dan menahan seorang pejabat dari al-Jamaa al-Islamiya, sebuah kelompok Sunni Lebanon. Mereka menyebut pria itu sebagai "teroris senior". Kabarnya, dia sudah dipindahkan ke Israel untuk menjalani interogasi.
Serangkaian aksi militer ini bukanlah hal baru. Sejak perang tahun 2024 dengan Hizbullah, Israel telah melakukan serangan reguler di Lebanon. Data dari sumber keamanan Lebanon mencatat, sekitar 400 orang telah tewas sejak gencatan senjata diberlakukan. Sebuah angka yang menyiratkan betapa rapuhnya situasi di perbatasan itu.
Artikel Terkait
Tuchel Kecewa atas Cemoohan Penonton Wembley untuk Debut Kembali Ben White
Wirtz Bawa Jerman Menang Tipis Atas Swiss Meski Kebobolan Tiga Gol
KPK Tegaskan Perubahan Status Tahanan Gus Yaqut Sesuai Prosedur dan Sampaikan Maaf
Legislator Gerindra Kunjungi Koperasi Prioritas Prabowo di Sidoarjo, Dorong Optimalisasi