Basel, Sabtu dini hari tadi, jadi saksi sebuah drama sepakbola yang cukup seru. Timnas Jerman nyaris tersandung di markas Swiss, tapi akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 4-3. Tiga gol yang kebobolan tentu bikin was-was, tapi bagi sang bintang lapangan, Florian Wirtz, itu bukan hal yang perlu dikhawatirkan berlebihan.
"Saya sih nggak khawatir," ujar Wirtz usai laga, santai saja. "Kita ini tim yang bagus, dengan skema pertahanan yang juga bagus."
Dia mengakui, ketiga gol lawan sebenarnya bisa dicegah. Itu akan jadi bahan evaluasi untuk persiapan ke depan. Namun begitu, yang terpenting bagi gelandang andalan Jerman itu adalah poin kemenangan itu sendiri.
"Menurut saya, gol-gol itu memang agak bisa dihindari. Tapi ini kan soal menang. Kalau kita menang meski cuma selisih satu gol, ya nggak apa-apa," tambahnya.
Perkataannya punya bobot. Bagaimana tidak, Wirtz adalah aktor utama kemenangan Jerman malam itu. Pemain Liverpool itu mencetak dua gol dan membukukan dua assist kontribusi yang luar biasa. Gol pertamanya lahir di menit ke-61, menyamakan kedudukan jadi 2-2. Di menit ke-85, ia kembali membobol gawang Swiss, mengamankan kemenangan untuk Die Mannschaft.
Sebelumnya, dua assistnya sudah mengubah papan skor. Umpannya untuk Jonathan Tah di menit ke-26 membuka gol Jerman, sementara umpan matangnya untuk Serge Gnabry di masa injury time babak pertama membuat mereka membalikkan kedudukan.
Jadi, meski pertahanan sempat goyah, serangan mereka terbukti lebih tajam. Kemenangan ini tentu jadi modal berharga. Tim besutan Julian Nagelsmann masih punya satu uji coba lagi pada jeda internasional ini, yaitu menghadapi Ghana tanggal 31 Maret mendatang. Pertandingan itu akan jadi tes terakhir sebelum mereka menyongsong tugas-tugas berat berikutnya.
Artikel Terkait
Polres Kuansing Hadirkan Layanan Kesehatan Terapung dan Bansos Lewat Program JALUR di Tepian Sungai Cerenti
Menlu Iran Tuding UEA Jadi Mitra Aktif Agresi AS-Israel, Abu Dhabi Bantah Pertemuan Rahasia dengan Netanyahu
Mantan Wakil Kepala BSSN Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK, Nilai Pasal KLB dan Ancaman Pidana Multitafsir
Kemenhaj Larang City Tour dan Ziarah Jelang Puncak Haji Armuzna