Andrew sendiri selalu membantah terlibat dalam pelanggaran hukum apa pun. Dia juga berkeras sudah memutus kontak dengan Epstein setelah sang pemodal dihukum pada 2008, kecuali satu pertemuan di New York pada 2010 untuk mengakhiri segalanya.
Tapi dokumen-dokumen yang beredar belakangan ini bercerita lain. Menurut catatan yang dibuka untuk publik, Andrew ternyata masih rutin berkomunikasi dengan Epstein pasca-vonis. Mereka bahkan sempat membahas potensi kerja sama bisnis dan janji temu sosial.
Belum ada tanggapan dari Andrew soal rilis dokumen kasus Epstein pekan lalu. Istana Buckingham pun memilih bungkam.
Narasi dalam dokumen itu cukup mengganggu. Beberapa email menunjukkan Epstein dan Andrew terlihat membicarakan wanita-wanita yang akan dikenalkan Epstein kepada sang pangeran. Dalam satu kesempatan, Epstein dengan entengnya menawarkan untuk membawa tiga wanita langsung ke Istana Buckingham.
Tekanan terhadap Andrew bukan hal baru. Sejak November lalu, sejumlah anggota komite Kongres AS yang menyelidiki kasus Epstein sudah menyerukan agar dia bersedia menjawab pertanyaan mereka. Situasinya masih berjalan, dan sorotan publik tampaknya belum akan mereda dalam waktu dekat.
Artikel Terkait
MotoGP Qatar 2026 Resmi Ditunda ke November, Seri Penutup Juga Bergeser
Pemerintah Gandeng Tzu Chi Percepat Pembangunan Huntap Korban Longsor Tapanuli Utara
Korlantas Siapkan Rekayasa One Way di Tol Trans Jawa untuk Antisipasi Puncak Arus Balik
Transjakarta SH2 Catat 19.000 Penumpang Saat Puncak Arus Mudik Lebaran 2026