BI Proyeksikan Ekonomi Jakarta Tumbuh 4,8-5,6% pada 2026

- Selasa, 10 Februari 2026 | 00:30 WIB
BI Proyeksikan Ekonomi Jakarta Tumbuh 4,8-5,6% pada 2026

“Ini akan mendorong pertumbuhan, terutama pada aspek investasi, perdagangan, dan transportasi di Q1 2026,” tutur Iwan lebih lanjut.

Dengan demikian, momentum keagamaan ini dipandang bukan sekadar sebagai periode libur, melainkan sebagai siklus ekonomi yang signifikan bagi perputaran roda perekonomian Jakarta.

Inflasi Diprediksi Tetap Terjaga

Di tengah optimisme pertumbuhan, Bank Indonesia juga menyoroti pentingnya stabilitas harga. Otoritas moneter menyatakan keyakinannya bahwa laju inflasi di Jakarta sepanjang 2026 dapat dikelola dengan baik, sehingga tidak menggerus daya beli masyarakat.

“Berbicara mengenai outlook inflasi 2026, kami masih meyakini bahwa kita akan bisa menjaga inflasi tahun 2026 berada pada rentang 2,5 persen plus minus 1 persen,” ungkap Iwan.

Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen untuk menjaga keseimbangan antara mendorong pertumbuhan dan memastikan stabilitas ekonomi makro, sebuah langkah krusial dalam menjaga daya tahan ekonomi ibu kota di tengah ketidakpastian global.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar