FIFA Perketat Aturan Penguluran Waktu Jelang Piala Dunia 2026

- Jumat, 27 Maret 2026 | 20:00 WIB
FIFA Perketat Aturan Penguluran Waktu Jelang Piala Dunia 2026

Jakarta – FIFA baru saja mengumumkan seperangkat aturan baru. Ini bukan perubahan kecil, melainkan gebrakan besar untuk menyambut Piala Dunia 2026 nanti. Fokusnya jelas: memangkas kebiasaan mengulur waktu yang selama ini kerap merusak irama pertandingan sepak bola.

Turnamen yang akan diramaikan 48 tim ini jelas butuh ritme yang lebih cepat. Nah, salah satu aturan ketat yang bakal diterapkan adalah soal waktu. Untuk lemparan ke dalam dan tendangan gawang, pemain cuma punya waktu lima detik. Wasit akan menghitung mundur, dan kalau batas itu terlampaui, konsekuensinya langsung terasa. Untuk lemparan ke dalam, bola berpindah ke lawan. Kalau untuk tendangan gawang? Wasit akan memberikan sepak pojok untuk tim lawan.

Proses Pergantian Pemain Dikebut

FIFA juga tampaknya gerah dengan taktik pergantian pemain yang alot. Mulai sekarang, pemain yang diganti wajib keluar lapangan dalam waktu 10 detik. Kalau ngeyel dan molor, pemain penggantinya harus menunggu dulu selama satu menit di pinggir lapangan. Dia baru boleh masuk saat bola sedang mati. Aturan ini diharapkan bisa menghentikan drama penguluran waktu yang sering kita saksikan di menit-menit akhir.

Aturan Baru untuk Penanganan Cedera

Lalu, bagaimana kalau ada pemain cedera? Sektor medis pun kena aturan baru. Pemain yang mendapat perawatan di dalam lapangan sekarang diharuskan menunggu selama satu menit penuh sebelum diizinkan kembali bermain. Ini untuk mencegah simulasi atau pemulihan ‘instan’ yang curiga.

VAR Kini Lebih Berkuasa

Di sisi lain, peran VAR juga diperluas. Teknologi ini kini punya wewenang untuk mengoreksi kesalahan wasit dalam memberikan kartu kuning kedua. Misalnya, wasit salah mengidentifikasi pelaku pelanggaran, VAR bisa membetulkannya. Bahkan untuk keputusan sepak pojok yang keliru, VAR boleh ikut campur. Syaratnya, proses peninjauannya tidak boleh sampai mengganggu alur permainan yang sedang berjalan.

Secara keseluruhan, paket aturan baru dari FIFA ini memberi sinyal kuat. Sepak bola modern kedepannya tak cuma menuntut keahlian teknis, tapi juga efisiensi waktu dan akurasi keputusan yang nyaris sempurna. Setiap detik jadi berharga.

(Muhammad Zaidan Rizky)

(ASM)

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar