Liburan Lebaran tahun ini benar-benar ramai di Bali. Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah bekerja keras melayani para pelancong. Menurutnya, layanan yang optimal selama momen padat ini patut diacungi jempol.
Data dari Posko Siaga Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai, per Kamis (26/3/2026), cukup menggembirakan. Tercatat ada 807.360 wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara, yang masuk lewat udara dalam rentang H-8 hingga H 3 Lebaran. Angka itu naik sekitar 3,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
“Untuk kunjungan wisatawan nusantara, saya mendengar adanya peningkatan jumlah penumpang 13,4 persen pada periode yang sama, atau sebesar 358.356 orang,”
ujar Menpar dalam keterangan tertulisnya.
Dia tak lupa menyebut secara khusus jasa TNI, Polri, ASN, dan seluruh pelaku industri pariwisata. “Kami mengapresiasi sekali... yang telah memberi pelayanan yang sangat baik kepada wisatawan selama mereka berada di Bali pada liburan Lebaran dan liburan Nyepi,” katanya lagi. Harapannya, layanan terbaik ini terus berlanjut hingga akhir pekan, mengingat arus mudik diperkirakan masih berlangsung.
Dalam kunjungan kerjanya, Menpar menyempatkan diri meninjau Terminal Keberangkatan Domestik. Didampingi General Manager bandara, Nugroho Jati, ia memeriksa langsung booth informasi. Tujuannya sederhana: memastikan petugas bisa membantu wisatawan dengan layanan yang ramah dan inklusif.
Dari situ, ia berkeliling ke area self check-in dan gerai Garuda Indonesia. Hasil pantauannya cukup positif; pengelola bandara dinilainya berhasil mengurai kepadatan penumpang di masa arus balik. Bahkan, Menpar sempat menyapa dan ngobrol santai dengan beberapa wisatawan yang sedang menunggu penerbangan. Ia ingin mendengar langsung kesan mereka berlibur di Bali dan mengecek kepuasan terhadap fasilitas bandara.
Tidak hanya soal layanan, Menpar juga menengok etalase produk lokal di dalam bandara. Ia singgah ke Sarinah yang memajang aneka wastra, kerajinan tangan, sampai kuliner UMKM pilihan. Tenant lain seperti Bali Banana dan Falala Chocolate Bali turut dikunjungi, menunjukkan perhatian pada produk-produk khas daerah.
Di sisi lain, Nugroho Jati memberikan penjelasan lebih rinci. Berdasarkan data InJourney Airports, terjadi peningkatan signifikan pada jumlah penerbangan domestik selama periode Lebaran. Tepatnya naik 13,5 persen menjadi sekitar 2.417 penerbangan.
“Untuk periode Lebaran nanti akan ditutup 30 (Maret). Jadi untuk sementara H 2 adalah hari puncak arus balik untuk pesawat maupun untuk penumpang,”
kata Nugroho.
Ia menambahkan, puncak keramaian terjadi pada H-4 dan H-3 Lebaran, masing-masing dengan 205 penerbangan. Sementara untuk pascalebaran, tepatnya di H 2 (24 Maret), terjadi lonjakan penerbangan domestik sebesar 23,3 persen dengan total penumpang mencapai 33.782 orang.
Kunjungan kerja Menpar ini juga dihadiri oleh Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Hariyanto. Secara keseluruhan, suasana di bandara terlihat lancar meski ramai, sebuah sinyal baik bagi pemulihan pariwisata Bali.
Artikel Terkait
Vardy Kembali Alami Degradasi, Cremonese Resmi Turun ke Serie B
Nico Paz Tolak Kembali ke Real Madrid, Pilih Bertahan di Como
BRI Salurkan 5.000 Hewan Kurban di Momentum Iduladha 2026
Pentagon Revisi Data Korban Operasi Epic Fury: 14 Tentara AS Tewas dalam Konflik dengan Iran