Truk Dump Tabrak Rambu di Tol Cijago, Bak Terangkat saat Perbaikan

- Jumat, 24 Juli 2026 | 14:54 WIB
Truk Dump Tabrak Rambu di Tol Cijago, Bak Terangkat saat Perbaikan

Sebuah truk dump menabrak rambu penunjuk arah di Tol Cijago KM 39 400 arah Limo, Depok, Jumat (24/7) siang. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 12.45 WIB itu.

Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Jagorawi Kompol Jajuli mengatakan, insiden bermula saat truk berhenti di bahu jalan untuk memperbaiki selang dump. Saat bak truk dinaikkan, mesin dalam keadaan mati. Pengemudi kemudian memindahkan persneling dari posisi gigi tiga ke netral. Karena jalan menurun, truk pun meluncur perlahan.

“Awal mulanya ada kendaraan dump truck berhenti di bahu jalan, mau perbaikan itu dumpnya. Dump dinaikkan. Pada saat dumpnya dinaikkan, posisi mesin mati. Habis itu dumpnya dinaikkan, dia mau ngecek persneling ke kemudi,” kata Jajuli.

Ia menjelaskan, posisi gigi truk saat itu masih di gigi tiga. Begitu persneling dipindahkan ke netral, kendaraan yang berada di jalan menurun langsung bergerak. “Karena persnelingnya tadinya masuk ke gigi tiga, kan dia nggak jalan. Begitu dioklek-oklek itu masuk ke netral. Karena posisi agak turun, akhirnya jalan dia dengan dump yang menganga itu. Akhirnya nabrak gawang. Kendaraan berhentinya ya karena nabrak gawang itu. Tapi posisi mesin mati,” ujarnya.

Truk yang melaju dari Gunung Putri menuju Merak itu berhenti di bahu jalan Tol Cijago KM 39 400 untuk memperbaiki selang. Saat pengemudi memindahkan persneling ke netral, kendaraan bergerak sendiri hingga bak dump yang masih terangkat menabrak portal rambu petunjuk arah. Truk akhirnya berhenti di bahu jalan dengan posisi normal, namun bak dump masih terangkat.

Proses evakuasi sempat menunggu crane karena harus menangani muatan truk. “Nunggu crane, lagi bongkar berapa ton itu,” kata Jajuli.

Akibat kejadian itu, arus lalu lintas sempat mengalami kepadatan sekitar 500 meter. Kendaraan masih dapat melintas melalui dua lajur yang dibuka. “Lalu lintas antrean 500 meter. Lajur yang bisa dilintasi lajur dua setengah lajur, lajur tiga full sama bahu jalan. Jadi bisa dua lajur,” ucapnya.

Jajuli memastikan tidak ada korban dalam insiden tersebut. “Nggak ada. Saya pastikan nggak ada,” tutupnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags