Respons dan Komitmen Kemendikti Saintek
Menanggapi kekhawatiran tersebut, Sekretaris Jenderal Kemendikti Saintek Togar Mangihut Simatupang mengakui besarnya ancaman yang ditimbulkan oleh kebocoran data. Ia menyatakan kesiapan kementeriannya untuk segera merumuskan langkah-langkah pencegahan yang lebih konkret.
“Nah ini sangat berbahaya sekali kalau memang data-data di dalam PDDIKTI mengalami kebocoran. Terima kasih pak, ini akan kami formulasikan,” tutur Togar.
Ia juga memberikan konteks yang lebih luas, dengan menyebutkan bahwa kebocoran data pribadi di ranah digital, termasuk dari sektor lain, memang telah menjadi fenomena yang memprihatinkan. Pernyataan ini menegaskan bahwa ancaman siber adalah tantangan nyata yang dihadapi banyak institusi.
“Karena betul pak data itu di dark web itu sudah terjadi, semua data pak, baik data pajak, data dari identitas lainnya pak, itu sudah ada di sana pak,” tambahnya.
Sebagai bagian dari komitmen perbaikan, Togar menyebutkan bahwa peningkatan sistem keamanan siber dan perlindungan data pribadi akan menjadi fokus perhatian khusus kementerian ke depannya.
Artikel Terkait
Indonesia Jadi Rujukan Global Berkat Digitalisasi Ruang Kelas
Pemkot Bekasi Terapkan WFH Setiap Rabu untuk Efisiensi Energi
Dubes Iran: Isu Perpecahan Suni-Syiah Sengaja Dihasilkan Zionis
Kemenhan Resmi Kelola 217 Taman Makam Pahlawan Mulai April