Di sisi lain, Andre juga menyoroti upaya pemulihan pascabencana. Pemerintah pusat, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, disebutnya telah menyiapkan anggaran hampir Rp 19 triliun. Dana itu untuk rehabilitasi dan rekonstruksi beragam infrastruktur; jalan, jembatan, sampai fasilitas pendidikan dan kesehatan.
Tak lupa, ia singgung soal komitmen perbaikan layanan air bersih di Kota Padang. Ada alokasi anggaran ratusan miliar rupiah untuk revitalisasi PDAM, agar masyarakat bisa kembali menikmati akses air yang layak.
Kepala Sekolah SMA 1 Padang, Syamsul Bahri, tampak bersyukur. Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Andre.
"Pak Andre tidak hanya hadir secara simbolik, tetapi menunjukkan perhatian yang konsisten terhadap SMA 1 Padang. Sebelumnya beliau juga telah menghadiri kegiatan wisuda tahfizh di sekolah kami," ujar Syamsul.
Bagi Syamsul, kehadiran itu adalah bentuk nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan dan pembinaan karakter pelajar. Ia berharap momen ini bisa memacu motivasi siswa untuk terus berprestasi dan kelak berkontribusi bagi Sumbar.
Dalam kunjungannya, Andre tak sendirian. Ia didampingi dua alumni SMA 1 Padang: Ilham Adelino Azre, Komisaris PT Semen Padang, dan Wahyu Hidayat, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang. Sebuah pesan tersirat: bahwa kesuksesan para alumni bisa menjadi inspirasi bagi adik-adik kelasnya yang masih menuntut ilmu di bangku sekolah.
Artikel Terkait
KPK Buka Alasan Alihkan Status Tahanan Eks Menag Yaqut ke Rumah
Sultan Ibrahim Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Panas hingga Pertengahan Tahun
Liburan Lebaran, Ribuan Pengunjung Serbu Destinasi Wisata di Bandar Lampung
Vinícius Júnior: Generasi Baru Brasil Sudah Siap Perjuangkan Piala Dunia 2026