Halaman sekolah yang luas itu dipenuhi ratusan siswa berseragam putih-abu. Mereka menyambut hangat kehadiran Andre Rosiade, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, yang pagi itu bertindak sebagai pembina upacara di SMA 1 Padang. Suasana terasa istimewa, bukan hanya karena upacara bendera itu sendiri.
Usai memberi penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih, Andre melanjutkan agenda lainnya: peletakan batu pertama pembangunan Sekretariat Siswa Pencinta Alam (Sispala) Galapagos. Ini jadi tanda dimulainya ruang baru bagi para pecinta alam sekolah unggulan tersebut.
Dalam amanatnya, politisi Gerindra ini bicara blak-blakan. Ia tak cuma menyemangati. Andre memaparkan kondisi riil Sumatera Barat dengan segala tantangannya. Pertumbuhan ekonomi daerah, katanya, masih tertinggal dibanding provinsi lain di Sumatera, bahkan di bawah rata-rata nasional. Persoalan infrastruktur dan kualitas hidup masih jadi pekerjaan rumah yang besar.
"Adik-adik adalah penentu masa depan Sumatera Barat. Jangan sia-siakan waktu dengan hal-hal yang tidak bermanfaat," tegasnya.
"Rajin belajar, kejar pendidikan tinggi, dan siapkan diri untuk membangun daerah ini," sambung Andre.
Ia mengajak para pelajar fokus pada pendidikan, kedisiplinan, dan pembentukan karakter. Itulah kunci membangun masa depan, menurutnya. Pesannya jelas: jauhilah narkoba dan tawuran. Prestasi semu di usia sekolah tak akan berarti apa-apa tanpa kerja keras dan kompetensi yang nyata kelak.
Di sisi lain, Andre juga menyoroti upaya pemulihan pascabencana. Pemerintah pusat, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, disebutnya telah menyiapkan anggaran hampir Rp 19 triliun. Dana itu untuk rehabilitasi dan rekonstruksi beragam infrastruktur; jalan, jembatan, sampai fasilitas pendidikan dan kesehatan.
Tak lupa, ia singgung soal komitmen perbaikan layanan air bersih di Kota Padang. Ada alokasi anggaran ratusan miliar rupiah untuk revitalisasi PDAM, agar masyarakat bisa kembali menikmati akses air yang layak.
Kepala Sekolah SMA 1 Padang, Syamsul Bahri, tampak bersyukur. Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Andre.
"Pak Andre tidak hanya hadir secara simbolik, tetapi menunjukkan perhatian yang konsisten terhadap SMA 1 Padang. Sebelumnya beliau juga telah menghadiri kegiatan wisuda tahfizh di sekolah kami," ujar Syamsul.
Bagi Syamsul, kehadiran itu adalah bentuk nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan dan pembinaan karakter pelajar. Ia berharap momen ini bisa memacu motivasi siswa untuk terus berprestasi dan kelak berkontribusi bagi Sumbar.
Dalam kunjungannya, Andre tak sendirian. Ia didampingi dua alumni SMA 1 Padang: Ilham Adelino Azre, Komisaris PT Semen Padang, dan Wahyu Hidayat, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang. Sebuah pesan tersirat: bahwa kesuksesan para alumni bisa menjadi inspirasi bagi adik-adik kelasnya yang masih menuntut ilmu di bangku sekolah.
Artikel Terkait
Polres Metro Jabar dan Pemkot Gelar Kerja Bakti Berskala Besar di Bantaran Kali Cengkareng
Pelaku Pencurian Kabel di Kantor Lurah Tertidur Pulas di TKP
BGN dan Pemprov DKI Jamin Pasokan Stabil untuk Program Makan Bergizi Gratis
Megawati Kunjungi Perpustakaan PNU Riyadh, Temui Mahasiswi Indonesia Jelang Anugerah Doktor Kehormatan