Eddy kemudian lebih tegas menyuarakan preferensi internal partainya. Suaranya terdengar lebih personal.
"Gini, bagi saya, saya adalah partai politik. Apalagi partai politik sekarang punya kesempatan mengajukan kadernya tanpa presidential threshold. Tentu saya mendukung Pak Zulhas."
"Kalau ditanyakan hari ini, saya dukung Pak Zulhas mendampingi Pak Prabowo di tahun 2029, tentu," tegasnya.
Pernyataan itu jelas mengubah dinamika. Wacana yang biasanya masih samar-samar, kini mendapat bentuk yang lebih konkret dari salah satu partai koalisi. Tinggal menunggu respons dari pihak-pihak lain.
Artikel Terkait
Russell: Kecepatan McLaren di Suzuka Mengejutkan
Timnas Indonesia Tuntaskan FIFA Series dengan Kemenangan 4-0 atas St. Kitts and Nevis
Ratusan Anak Jakarta Nobar Pelangi di Mars, Wagub Rano Karno Dorong Planetarium Jadi Bioskop Edukatif
Korlantas Siap Terapkan One Way Nasional di Tol Trans Jawa Jika Arus Balik Membeludak