George Russell mengaku cukup terkejut. Bagaimana tidak, di dua sesi latihan bebas Grand Prix Jepang, kecepatan mobil McLaren ternyata jauh lebih garang dari perkiraan. Oscar Piastri dan Lando Norris benar-benar menunjukkan taring mereka di Sirkuit Suzuka yang legendaris itu.
Memang, di sesi latihan pertama, Russell-lah yang memimpin dengan catatan 1 menit 31,666 detik. Tapi suasana berubah di FP2. Piastri dengan percaya diri mencatat waktu tercepat, 1 menit 30,133 detik, mengalahkan perlawanan sengit dari Russell sendiri dan rekan setimnya, Kimi Antonelli.
“Kami sebenarnya ada di posisi yang masuk akal,” ujar Russell, dikutip dari laman tim Mercedes, Sabtu.
“Tapi ya, McLaren dan Ferrari tampil sangat mengesankan sepanjang sesi tadi. Kami jelas tidak bisa meremehkan situasi ini.”
Bagi pembalap asal Inggris itu, Suzuka selalu jadi tantangan tersendiri. Lintasannya terkenal brutal, dengan serangkaian tikungan tajam yang menguji mental dan mesin.
“Sirkuit ini sangat menuntut dari sisi daya, terutama di satu putaran tertentu. Kami kehilangan waktu di beberapa tikungan, dan itu yang harus kami benahi untuk besok,” jelasnya.
Meski menemui hambatan, Russell mengaku sudah punya gambaran solusi. Mercedes juga terlihat aktif bereksperimen, mencoba tiga jenis ban berbeda di dua sesi tersebut. Menurut Russell, uji coba itu berjalan mulus tanpa kendala berarti.
“Ada beberapa hal yang bisa kami kejar dalam semalam untuk menambah kecepatan dan menyempurnakan keseimbangan mobil. Tapi secara garis besar, awal kami cukup solid,” tandasnya.
Russell jelas sedang memburu momentum positif, melanjutkan tren apiknya di dua seri pembuka musim. Dengan performa Mercedes yang terlihat kompetitif di FP1 dan FP2, bukan mustahil dia akan jadi penantang serius di race nanti. Suzuka selalu penuh kejutan, dan weekend ini mungkin akan jadi milik mereka yang paling berani mengambil risiko.
Artikel Terkait
IRGC Balas Serangan AS ke Kapal Iran, Rudal Jelajah Hantam Kapal Kargo Panama di Laut Oman
Kompolnas Buka Partisipasi Publik untuk Kompolnas Award 2026, Nilai Kinerja Satker Polri
Bos Hanania Travel Resmi Tersangka, Polisi Catat Kerugian Rp12,14 Miliar dari Puluhan Jemaah
Polisi Tangkap Dua Terduga Pembunuh Sekuriti Hotel di Sorong