Malam itu, Stadion Utama Gelora Bung Karno bergemuruh. Timnas Indonesia sukses menutup laga FIFA Series 2026 dengan kemenangan meyakinkan, mengalahkan St. Kitts and Nevis dengan skor telak 4-0. Semua gol tercipta Jumat malam (27/3/2026) itu, benar-benar memuaskan puluhan ribu suporter yang memadati tribun.
Beckham Putra Nugraha jadi sorotan utama. Pemain yang dijuluki "Pangeran Sunda" itu mencetak dua gol cepat, masing-masing pada menit ke-15 dan ke-25. Performanya malam itu bagaikan pembuktian.
Namun begitu, torehan gol tak cuma datang darinya. Ole Romeny dan Mauro Zijlstra turut mengamankan kemenangan dengan masing-masing menyumbang satu gol ke gawang lawan. Skor 4-0 pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Secara statistik, dominasi Tim Merah-Putih terlihat jelas. Penguasaan bola mereka mencapai 61 persen, jauh meninggalkan St. Kitts and Nevis yang hanya menguasai 39 persen. Permainan dari belakang hingga ke depan berjalan cukup mulus.
Pelatih John Herdman memilih formasi 4-4-2 dengan komposisi terbaik. Nama-nama seperti Maarten Paes di bawah mistar, Jay Idzes, Calvin Verdonk, hingga Elkan Baggott mengisi pos starter sejak menit pertama.
Yang menarik, Herdman juga memberi kepercayaan penuh pada pemain non-naturalisasi. Setidaknya empat pemain lokal langsung ia turunkan sejak awal laga, dengan beberapa lagi masuk di babak kedua sebagai pengganti.
Lantas, bagaimana sebenarnya performa para pemain non-naturalisasi itu sepanjang 90 menit? Berikut ulasan singkatnya.
Artikel Terkait
Polda Bali Gelar Rakernis Humas 2026, Perkuat Strategi Lawan Hoaks dan Kawal Program Nasional
Anang Hermansyah Ungkap Alasan Jaga Silaturahmi dengan Kris Dayanti Demi Keluarga Besar
Polisi: Teror Pocong di Bandung Barat Hoaks Buatan AI, 5 Remaja Jadi Otak Prank
Warga Pandeglang Tewas Dikeroyok, Empat Tersangka Diamankan Polisi