Warisan Sang Tentara Reformis
Lebih dari sekadar seorang diplomat dan purnawirawan jenderal, Agus Widjojo meninggalkan warisan pemikiran yang mendalam bagi reformasi TNI. Dalam penilaian Ace Hasan Syadzily, almarhum adalah sosok pionir yang berperan besar dalam menata ulang peran militer di era demokrasi.
"Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo merupakan salah satu tentara reformis yang menyusun desain peran & fungsi TNI dalam negara demokrasi di Indonesia. Pemikirannya mewarnai bagaimana peran TNI dalam sistem pemerintahan yang demokratis. Beliau salah satu perwira TNI yang mendorong supremasi sipil," ungkapnya.
Pemikiran kritisnya, terutama terkait hubungan sipil-militer dan evaluasi terhadap konsep dwifungsi ABRI di masa lalu, menandainya sebagai seorang intelektual militer yang berani. Saat memimpin Lemhannas dari 2016 hingga 2022, ia juga dikenal sebagai pribadi yang bersahaja dan efektif dalam memimpin lembaga strategis tersebut.
"Beliau sangat dikenal sebagai pemikir TNI yang sangat pemberani menyampaikan ide dan gagasannya tentang hubungan sipil-militer dan mengkritisi konsep dwifungsi ABRI yang berlaku di era orde baru. Di Lemhannas selama menjadi Gubernur, beliau sangat dikenal bersahaja dan memimpin dengan baik lembaga ini," lanjut Ace.
Kepergian Agus Widjojo tentu menjadi kehilangan besar tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi kalangan militer, diplomasi, dan pemikir strategis Indonesia. Kontribusinya dalam membangun fondasi hubungan sipil-militer yang sehat di era reformasi akan terus dikenang.
Artikel Terkait
Arab Saudi Apresiasi Resolusi Dewan HAM PBB yang Kutuk Serangan Iran
Serangan Udara AS-Israel Tewaskan Dua Remaja di Iran, Dampak Merambah ke Abu Dhabi
Pelatih Saint Kitts dan Nevis Anggap Peringkat FIFA Hanya Angka Jelang Hadapi Indonesia
Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi Mulai April 2026 Imbas Perang Iran