Aman atau Tidak? Panduan Lengkap Seks Saat Hamil di Tiap Trimester

- Rabu, 07 Januari 2026 | 18:48 WIB
Aman atau Tidak? Panduan Lengkap Seks Saat Hamil di Tiap Trimester

Banyak pasangan yang bingung, sebenarnya boleh nggak sih berhubungan intim saat hamil? Pertanyaan soal keamanan, waktu yang tepat, dan momen yang perlu dihindari seringkali bikin ragu. Wajar saja, mengingat kondisi fisik dan emosi ibu yang memang berubah-ubah selama sembilan bulan itu.

Namun begitu, kabar baiknya: untuk kehamilan yang sehat, berhubungan seks umumnya aman-aman saja. Tentu, ada beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan.

Trimester Pertama: Masa Adaptasi

Di awal kehamilan, tubuh sedang kacau balau beradaptasi dengan badai hormon. Rasa mual, lelah luar biasa, payudara yang sensitif, dan mood yang naik-turun bisa bikin malas bergerak, apalagi berhubungan intim.

Secara medis, seks di trimester pertama tetap dianggap aman. Asalkan, tidak ada komplikasi seperti perdarahan atau riwayat keguguran berulang. Janin terlindungi dengan baik di dalam kantung ketuban dan rahim yang kokoh, jadi tak perlu khawatir aktivitas penetrasi akan menyakiti bayi.

Kuncinya cuma satu: komunikasi. Bicarakan dengan pasangan dan cari posisi yang paling nyaman untuk Anda.

Trimester Kedua: Masa Keemasan?

Nah, ini dia periode yang sering disebut-sebut sebagai masa paling nyaman. Di trimester kedua, keluhan mual biasanya sudah reda, energi mulai kembali, dan aliran darah ke area panggul meningkat. Bagi sebagian wanita, hal ini justru bisa meningkatkan gairah seksual.

Selama dokter tidak melarang, Anda dan pasangan bisa lebih leluasa. Tapi ingat, hindari posisi yang menekan perut dan selalu dengarkan sinyal dari tubuh Anda sendiri.


Halaman:

Komentar