Jakarta - Selama Ramadan, jadwal harian kita memang berubah total. Aktivitas sahur yang mengharuskan kita bangin di tengah malam, bikin pola tidur jadi berantakan. Belum lagi, kebiasaan begadang yang susah dihilangkan bikin waktu istirahat makin terpangkas. Akibatnya, tubuh sering terasa lemas dan nggak fresh saat harus memulai aktivitas di pagi hari.
Nah, supaya kita tetap bisa fit dan bersemangat meski puasa, mengatur strategi tidur itu penting banget. Kuncinya, bagaimana caranya memenuhi kebutuhan istirahat tubuh meski waktunya terpotong-potong.
Pertama, coba atur pola tidur yang sesuai dengan aktivitasmu. Idealnya, usahakan untuk tidur setidaknya empat jam di malam hari, setelah semua urusan berbuka dan tarawih selesai. Waktu segitu cukup buat ngembaliin energi sebelum nanti bangun lagi untuk sahur.
Nah, habis sahur dan subuh, jangan langsung buru-buru beraktivitas kalau memang nggak perlu. Manfaatin waktu itu buat tidur lagi beberapa jam. Dengan cara begini, total waktu tidur dalam sehari tetap bisa mencukupi, meski nggak sekaligus delapan jam di malam hari.
Di sisi lain, ada satu kebiasaan yang dianjurkan dan cocok banget diterapkan saat puasa: qailullah atau tidur sebentar di siang hari. Cukup 20 menit aja, itu sudah bisa bikin badan lebih segar dan pikiran kembali fokus. Tapi ingat, jangan kebanyakan. Tidur siang yang kelamaan malah bikin pusing dan bisa ganggu tidur malam nantinya.
Artikel Terkait
Lindi Fitriyana Ungkap Surat Cinta untuk Calon Bayi di Media Sosial
Lindi Fitriyana Konfirmasi Kehamilan Lewat Unggahan Instagram
Anrez Adelio Bantah Tudingan Penelantaran Anak via Kuasa Hukum
Keluarga Vidi Aldiano Soroti Fenomena Pemanfaatan Duka untuk Cari Perhatian