Lima Tersangka Penculik Hakim Prancis yang Minta Tebusan Kripto Ditangkap

- Senin, 09 Februari 2026 | 03:25 WIB
Lima Tersangka Penculik Hakim Prancis yang Minta Tebusan Kripto Ditangkap

Konferensi pers yang digelar Jaksa Lyon, Thierry Dran, mengungkap motif di balik aksi kriminal ini. Dari penyelidikan sementara, terungkap bahwa pasangan dari hakim korban menduduki posisi penting di sebuah perusahaan rintisan bidang kripto. Inilah yang diduga menjadi alasan para penculik menargetkan keluarga hakim tersebut.

Polisi mulai memburu para pelaku setelah menerima pesan dan foto korban dari para penculik. Mereka menuntut pembayaran tebusan dalam bentuk mata uang kripto.

“Para penculik bahkan mengancam akan memutilasi para korban jika uang tebusan tidak segera ditransfer,” ungkap Dran kepada awak media. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak dapat mengungkap nominal tebusan yang diminta.

Penyelidikan Berlanjut

Meski kelima pelaku telah diamankan, penyelidikan mendalam masih terus dilakukan. Otoritas Prancis tampaknya masih mendalami jaringan dan modus operandi kelompok tersebut, termasuk bagaimana mereka merencanakan dan melaksanakan penculikan yang melibatkan ancaman sangat serius ini. Kasus ini menyoroti tantangan baru dalam kejahatan terorganisir yang memanfaatkan teknologi finansial untuk tujuan kriminal.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar