Lansia Pencari Besi di Sungai Cipamingkis Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian 6 Hari

- Minggu, 08 Februari 2026 | 21:00 WIB
Lansia Pencari Besi di Sungai Cipamingkis Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian 6 Hari

Operasi Pencarian Intensif Selama Enam Hari

Pencarian terhadap Oding telah dimulai sejak Selasa (3/2/2026) malam, tak lama setelah ia dilaporkan hilang. Tim SAR mengerahkan berbagai metode dan peralatan untuk menjangkau area yang sulit. Penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet di permukaan, sementara penyelam menyusuri dasar sungai. Dari udara, drone digunakan untuk memantau visual aliran sungai yang berkelok.

Pantauan udara itu memberikan gambaran luasnya area pencarian. "Pantauan visual melalui drone dari hari pertama sampai hari kelima, sejauh kurang lebih 14 KM jalur sungai ke arah hilir," ungkap Adam.

Diduga Hanyut Saat Cari Besi

Berdasarkan informasi awal, Oding diduga hilang saat sedang beraktivitas mencari besi di sekitar bantaran Sungai Cipamingkis. Lokasi dengan topografi berbukit dan aliran yang bisa berubah cepat ini menyimpan risiko, terutama bagi warga yang beraktivitas sendirian.

Adam Hamdani sebelumnya telah mengonfirmasi laporan kejadian tersebut. "Kejadian warga diperkirakan hanyut di Kali Cipamingkis, lokasi kejadian di Jonggol, Kabupaten Bogor," katanya pada Selasa malam lalu, menandai dimulainya operasi pencarian yang berlangsung hampir seminggu.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar