Di acara Nuzulul Quran yang digelar di Istana Negara, Selasa (10/3), Presiden Prabowo Subianto menyampaikan harapannya. Ia memohon doa dan dukungan dari para ulama serta tokoh agama. Menurutnya, dukungan itu penting agar pemerintahannya bisa menjalankan amanah dengan baik melindungi rakyat dan menghadapi segala tantangan yang ada.
Prabowo awalnya mengungkapkan rasa syukurnya. Ia berterima kasih karena dalam acara-acara kenegaraan seperti ini, para ulama selalu hadir. Kehadiran mereka, katanya, memberi pencerahan atas tugas beratnya sebagai presiden.
"Saya bersyukur, saya berterima kasih," ujar Prabowo.
"Pada malam yang baik ini, saya terus diberi pelajaran. Diberi peringatan, juga tambahan semangat. Saya berterima kasih atas penceramah yang bersedia hadir dan terus memberi saya pencerahan akan tugas-tugas saya."
Tak berhenti di situ, apresiasi juga ia sampaikan kepada para ustaz dan pemimpin masyarakat. Dukungan serta nasihat yang mereka berikan selama ini sangat berarti bagi pemerintahannya. Namun begitu, jalan masih panjang.
Karena itulah, Prabowo sekali lagi menekankan permohonannya. Ia ingin para ulama terus mendoakan dan mendukung langkah pemerintah. Hanya dengan persatuan dan kerja keras, ia meyakini Indonesia bisa mengatasi kesulitan. Yang tak kalah penting, menegakkan kebenaran dan keadilan di tengah berbagai ujian yang menghadang.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Resmikan RSUD di Pesisir Barat Lampung, Dorong Pengelolaan Transparan dan Profesional
Pramono Pastikan Subsidi Bus TransJabodetabek Tak Dihapus Meski Tarif Dievaluasi
Pengendara Motor Tewas Ditabrak Mobil Listrik BYD di Pulogebang Jakarta Timur
Menlu Iran Tegaskan Selat Hormuz Bukan Perairan Internasional dan Peringatkan AS untuk Tidak Intervensi