Di sisi lain, proses pembersihan lokasi masih terus dilakukan. Sejumlah wartawan di tempat kejadian melaporkan pemandangan yang tidak biasa: asap berwarna kuning gelap masih mengepul dari reruntuhan pabrik. Suasana mencekam masih terasa.
Pihak berwenang setempat, seperti biasa, sudah membentuk tim khusus untuk menyelidiki akar masalah ledakan ini. Kita tunggu saja hasilnya, meski seringkali investigasi semacam ini memakan waktu lama dan hasilnya tidak selalu transparan.
Harus diakui, kecelakaan industri seperti ini seolah jadi berita yang berulang di Tiongkok. Standar keamanan yang sering diabaikan dituding sebagai biang keladinya. Nyawa seolah jadi taruhan.
Belum lama ini, tepatnya akhir Januari lalu, ledakan serupa terjadi di pabrik baja di provinsi Mongolia Dalam yang bertetangga. Sedikitnya sembilan orang tewas dalam insiden itu. Miris, tragedi beruntun seakan tak bisa dihentikan.
Artikel Terkait
Liburan Lebaran, Ribuan Pengunjung Serbu Destinasi Wisata di Bandar Lampung
Vinícius Júnior: Generasi Baru Brasil Sudah Siap Perjuangkan Piala Dunia 2026
Anggota DPR Usulkan WFH Diterapkan di Hari Rabu, Bukan Jumat
Anggota DPR Ingatkan Pemerintah Soal Risiko Long Weekend dari WFH Hari Jumat