Menyongsong momen Hari Besar Keagamaan Nasional seperti Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri tahun 2026, pemerintah akhirnya membuka saluran pengaduan khusus. Masyarakat yang curiga ada main-main harga atau mutu pangan bisa langsung menghubungi nomor 0853-8545-0833. Ini adalah hotline Satgas Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan.
Garis panas ini bukan muncul tiba-tiba. Ia bagian dari penguatan pengawasan nasional yang digeber serentak. Setiap aduan dari lapangan, janji mereka, akan ditindaklanjuti tim Saber yang tersebar di seluruh Indonesia.
Sebelumnya, persiapan ini sudah digodok dalam Rapat Koordinasi Satgas Saber. Rapat itu sendiri dipimpin langsung oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Syahardiantono, yang juga menjabat sebagai Ketua Pengarah Satgas.
Di sisi lain, peran masyarakat disebut-sebut sebagai kunci. I Gusti Ketut Astawa, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas RI yang juga Ketua Pelaksana Satgas, menegaskan hal itu.
"Melalui hotline ini, masyarakat bisa langsung melaporkan dugaan pelanggaran harga, kecurangan distribusi, maupun peredaran pangan yang tidak memenuhi standar keamanan dan mutu,"
ujar Ketut Astawa dalam keterangan tertulisnya Minggu lalu (8/2/2026). Pernyataan itu sebenarnya disampaikannya lebih awal, pada Jumat (6/2).
Intinya, Satgas Saber ini dibentuk buat memastikan kebijakan harga seperti HPP, HET, dan HAP benar-benar jalan dari hulu ke hilir. Tanpa kecurangan.
Artikel Terkait
KPK Sambut Baik Desakan MAKI agar DPR Bentuk Panja Khusus Usut Penahanan Yaqut
China dan ASEAN Sepakati Dialog untuk Dorong Rekonsiliasi di Myanmar
QS Umumkan 4 Universitas Indonesia Terbaik untuk Ilmu Hayati dan Kedokteran
KPK Buka Alasan Alihkan Status Tahanan Eks Menag Yaqut ke Rumah