Timnas Futsal Indonesia Takluk dari Iran Lewat Drama Adu Penalti di Final Piala Asia

- Minggu, 08 Februari 2026 | 00:30 WIB
Timnas Futsal Indonesia Takluk dari Iran Lewat Drama Adu Penalti di Final Piala Asia

Menjelang akhir waktu normal, Iran memainkan kartu power play dengan menarik kipernya. Tekanan gila-gilaan itu membuahkan hasil. Di menit ke-37, lagi-lagi Mahdi Karimi, menyamakan skor menjadi 4-4. Laga pun masuk perpanjangan waktu.

Di babak tambahan, Israr Megantara seolah hendak menjadi pahlawan dengan mencetak hattrick-nya di menit ke-49. 5-4! Sayangnya, euforia itu singkat. Iran, yang masih bermain power play, langsung membalas melalui Salar Aghapour di menit yang sama. 5-5. Semua harus berakhir di titik penalti.

Adu penalti berjalan mencekam. Kiper Muhammad Nizar bahkan sukses menepis tendangan pertama Iran. Tapi, nasib berkata lain. Dua eksekutor Indonesia, Dewa Rizki dan Israr Megantara, gagal mengeksekusi dengan baik. Iran, dengan mental juara, menjalankan sisa tendangan mereka dengan sempurna. 5-4.

Kekalahan yang Tetap Membanggakan

Ya, gelar juara memang lepas. Tapi prestasi Timnas Futsal Indonesia sebagai runner-up Asia adalah pencapaian sejarah. Mereka memecahkan rekor dengan melangkah ke final untuk pertama kalinya, setelah menaklukkan raksasa seperti Korea Selatan dan Jepang.

Di sisi lain, kekalahan dari Iran bukanlah hal yang memalukan. Tim Timur Tengah itu adalah raksasa sejati futsal Asia. Gelar tahun ini adalah yang ke-14 bagi mereka. Mereka memang jagonya.

Malam itu, Indonesia kalah. Tapi mereka pulang dengan kepala tetap tegak. Perjalanan luar biasa ini telah memberi kebanggaan baru, dan mungkin, fondasi untuk mimpi yang lebih besar lain kali.

(KAH)

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar