Kronologi Insiden Menurut Penyidik
Kapolsek Kadudampit, Ipda Suhendar, menjelaskan bahwa insiden ini diawali dari proses pembersihan dan perbaikan senjata oleh ayah tiri korban. Saat itu, pria berinisial S (35) tersebut diduga tidak mengetahui bahwa masih ada satu peluru yang tersisa di dalam chamber senapan.
"Senapan angin itu sedang dibersihkan dan diperbaiki oleh ayah sambung korban inisial S (35). Yang bersangkutan tidak mengetahui masih ada peluru di dalam laras, kemudian senjata meletus," jelas Suhendar.
Letusan yang tidak terduga itulah yang kemudian melukai bocah perempuan malang tersebut. Kejadian ini menyisakan duka mendalam sekaligus menjadi pengingat keras tentang vitalnya prosedur keselamatan dalam menangani segala jenis senjata, termasuk senapan angin yang seringkali dipandang remeh.
Artikel Terkait
Wamenkominfo Apresiasi Persiapan Gala Dinner untuk Special Olympics 2026
Sri Lanka Imbau Pemilik Mobil Listrik Hindari Isi Daya Malam Hari
Polisi Tangkap Dua WNA Liberia di Jakarta Terkait Penipuan Modus Black Dollar
Bentrokan di Maluku Tenggara Tewaskan Satu Warga, Tiga Rumah Hangus