Polisi Tangkap Dua WNA Liberia di Jakarta Terkait Penipuan Modus Black Dollar

- Jumat, 27 Maret 2026 | 16:45 WIB
Polisi Tangkap Dua WNA Liberia di Jakarta Terkait Penipuan Modus Black Dollar

Dua warga negara asing asal Liberia diamankan polisi di Jakarta. Mereka diduga menjalankan aksi penipuan dengan modus yang cukup klasik namun masih berhasil menjerat korban: black dollar. Modusnya mengandalkan trik visual dan bujuk rayu psikologis, dengan bantuan cairan tertentu sebagai alat utama untuk meyakinkan sang korban.

Kompol Andaru Rahutomo dari Polda Metro Jaya membeberkan rinciannya. Menurutnya, pelaku membawa serta koper berisi cairan yang diklaim punya kekuatan ajaib. Cairan itulah yang jadi senjata mereka.

“Ada satu koper cairan, cairan yang menurut dari tersangka digunakan sebagai sarana untuk menipu korban yang menurut tersangka ini bisa mengubah kertas dolar black dollar itu menjadi dolar asli, seperti itu,”

ujar Andaru kepada awak media, Jumat (27/3/2026).

Intinya, tersangka mengaku punya kemampuan mengubah kertas hitam biasa menjadi uang dolar Amerika Serikat yang sah. Klaim inilah yang kemudian dipakai untuk membius nalar korban. Korban diiming-imingi keuntungan besar, lalu akhirnya rela menyerahkan sejumlah uangnya sendiri sebagai bagian dari "proses" yang mengada-ada.

Andaru menyebut itu murni manipulasi. Skenario dibangun sedemikian rupa agar korban percaya dan akhirnya terjebak.

“Nah itulah yang digunakan sarana untuk memanipulasi korban, memanipulasi korban sehingga korban mau menyerahkan uang,”

tambahnya.

Selain cairan ajaib tadi, polisi juga menyita beberapa barang bukti lain. Beberapa koper dan sebuah brankas ikut diamankan. Semua barang itu kini berada di bawah pengawasan Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.

Sebenarnya, modus black dollar ini bukan hal baru. Pola penipuannya selalu sama: menawarkan uang dalam jumlah fantastis yang katanya "terkunci" atau berwarna hitam, lalu butuh biaya atau cairan khusus untuk mengembalikannya menjadi uang asli. Janjinya selalu menggiurkan, tapi ujung-ujungnya hanya tipu daya belaka.

Polisi pun mengingatkan masyarakat. Hati-hati dengan iming-iming keuntungan instan, apalagi yang melibatkan proses penggandaan uang atau semacamnya. Jika ada tawaran yang terdengar terlalu bagus untuk jadi kenyataan, kemungkinan besar itu memang tidak nyata.

Untuk saat ini, penyidik masih mendalami kasus ini. Mereka tengah mengurai apakah ada pelaku lain atau jaringan yang terlibat di balik aksi kedua WNA Liberia tersebut.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar