Wamendagri Tekankan Sinergi Pusat-Daerah untuk Wujudkan Visi Bupati dan Program Nasional

- Sabtu, 07 Februari 2026 | 07:50 WIB
Wamendagri Tekankan Sinergi Pusat-Daerah untuk Wujudkan Visi Bupati dan Program Nasional

"Karena itu, pemerintah daerah dituntut lebih cermat mengelola APBD," tegas Wiyagus.

"Caranya? Dengan menetapkan skala prioritas belanja yang tepat, mengoptimalkan PAD, dan berinovasi dalam pembiayaan lewat kerja sama dengan swasta atau mengoptimalkan BUMD," jelasnya.

Pengalaman membuktikan, kolaborasi erat antara pusat dan daerah membuahkan hasil nyata. Inflasi yang sempat meroket, berhasil ditekan jadi lebih terkendali. Bahkan di masa pandemi Covid-19 yang sulit, kerja keras bersama itu berhasil mengatasi badai krisis.

Berdasarkan pengalaman itulah, Wiyagus berharap Pemkab Kuningan dan seluruh pemda lainnya bisa menyambut baik program prioritas Presiden dalam Asta Cita. Dukungan penuh dari daerah diyakini akan mendorong program-program itu menyentuh dan mensejahterakan rakyat.

"Kami harap semua Pemda bisa mengimplementasikannya dengan sungguh-sungguh, terencana, dan berkelanjutan," pungkasnya.

"Hanya dengan cara itu, kehadiran negara lewat berbagai kebijakan pembangunan benar-benar bisa dirasakan masyarakat langsung di akar rumput."

Usai membuka retret, agenda Wiyagus belum berhenti. Ia menyambangi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kasturi di Kuningan. Di sana, ia mengecek langsung proses pembuatan dan distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG), dari dapur hingga siap dikirim.

Dari SPPG, perjalanan dilanjutkan ke Sekolah Rakyat yang berlokasi di SMP Negeri 6 Kuningan. Wiyagus menyempatkan diri berinteraksi dengan guru dan siswa, menyaksikan sekilas kegiatan belajar mengajar yang berlangsung.

Acara pembukaan retret sendiri dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci daerah. Tampak hadir Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wakil Bupati Tuti Andriani, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar