Optimalisasi Program dan Persiapan Agenda Strategis
Sebagai langkah konkret mewujudkan polisi yang proaktif, Irjen Asep mengajak jajarannya mengoptimalkan program Jaga Jakarta. Program ini dirancang sebagai platform interaksi langsung antara personel dan warga, dengan fokus pada pemecahan masalah kolaboratif di akar rumput. Melalui pendekatan ini, setiap anggota diharapkan dapat menjadi ujung tombak yang responsif terhadap dinamika keamanan di Ibu Kota.
Pesan ini selaras dengan arahan pimpinan nasional yang menekankan transformasi kepolisian menjadi institusi yang lebih melayani. Menghadapi beberapa agenda besar dalam waktu dekat, seperti Apel Siaga Kamtibmas yang melibatkan puluhan ribu orang dan peresmian SPPG Palmerah yang dihadiri Presiden, Asep menekankan pentingnya perencanaan matang dan koordinasi terpadu.
“Pastikan perencanaan rinci, jalur komando jelas, koordinasi lintas fungsi berjalan, serta pengendalian lapangan yang kuat. Laksanakan pengecekan lokasi dan skenario kontinjensi sejak awal agar aman dan tertib,” paparnya.
Antisipasi Dinamika Sosial dan Penutup
Menyongsong bulan Ramadan dan Idul Fitri, Kapolda meminta jajarannya meningkatkan kewaspadaan. Patroli di titik rawan, respons cepat terhadap kejadian menonjol, serta deteksi dini potensi konflik sosial dan kejahatan jalanan harus diperkuat. Pada akhirnya, semua upaya operasional harus bermuara pada pelayanan yang tulus.
“Setiap kejadian menonjol harus direspons cepat, terukur, dan akuntabel. Perkuat deteksi dini dan patroli... Dan yang terpenting, layani masyarakat dengan tulus dan ikhlas. Jadilah insan Bhayangkara yang bermanfaat untuk masyarakat,” pungkas Irjen Asep Edi Suheri menutup amanatnya.
Artikel Terkait
Dua Prajurit Marinir Tewas, Senjata Hilang dalam Baku Tembak dengan KKB di Maybrat
Mobil Terbalik di Depan LP Cipinang, Tidak Ada Korban Jiwa
Polisi Ungkap Motif Cemburu dan Harta di Balik Mutilasi Perempuan Samarinda
Israel Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Lebanon Selatan, Presiden Aoun Peringatkan Ancaman Invasi