Badan penanggulangan bencana setempat mengidentifikasi penyebab utama banjir yang berkepanjangan ini. Faktor cuaca ekstrem menjadi pemicu utamanya.
"Hujan sedang hingga lebat dengan intensitas tinggi, luapan sungai, dan disertai angin kencang mengakibatkan banjir," jelasnya.
Analisis ini sejalan dengan pengamatan yang disampaikan oleh anggota DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibbin. Saat meninjau lokasi, politisi dari Fraksi Gerindra itu menyoroti peningkatan signifikan curah hujan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Di Kampung Kuranji, Kecamatan Binuang, warga sudah hampir sebulan mengungsi. Banjir terjadi karena curah hujan saat ini debitnya hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya," ungkapnya.
Penanganan Logistik dan Kondisi Pengungsi
Di tengah situasi yang belum pasti, upaya penanganan terus dilakukan. Ahmad Muhibbin menyatakan bahwa pihaknya telah memastikan kondisi dan kebutuhan dasar para pengungsi.
"Penanganan relatif baik, insyaallah logistik tercukupi," tambahnya, menyampaikan optimisme bahwa pasokan bantuan untuk warga yang terdampak dapat terus berjalan.
Meski demikian, lamanya waktu pengungsian yang hampir mencapai satu bulan menunjukkan kompleksitas penanganan banjir di daerah tersebut. Warga masih menantikan surutnya genangan air untuk dapat kembali ke rumah dan memulai proses pemulihan.
Artikel Terkait
Mobil Terbalik di Depan LP Cipinang, Tidak Ada Korban Jiwa
Polisi Ungkap Motif Cemburu dan Harta di Balik Mutilasi Perempuan Samarinda
Israel Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Lebanon Selatan, Presiden Aoun Peringatkan Ancaman Invasi
Buka Tutup Akses MBZ Diterapkan Lagi Atasi Kemacetan Mudik