MURIANETWORK.COM - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri meninjau langsung kesiapan lahan tambak udang dan ikan seluas 47 hektare di Kampung Bagedor, Muara Gembong, Bekasi, Kamis (5/2/2026). Kunjungan lapangan ini bertujuan memastikan kelancaran ekosistem rantai pasok bahan baku untuk mendukung program ketahanan dan perbaikan gizi yang dijalankan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Metro Jaya.
Strategi Ketahanan Pangan Jangka Panjang
Lahan budidaya di pesisir utara Bekasi ini bukan proyek dadakan. Kawasan tersebut telah dikembangkan secara bertahap sejak Agustus 2025 sebagai bagian dari strategi jangka panjang Polri dalam membangun kemandirian pangan. Puluhan hektare lahan dibagi menjadi beberapa petak tambak yang dikhususkan untuk komoditas udang dan beragam jenis ikan, menciptakan semacam lumbung pangan mandiri.
Dalam peninjauannya, Kapolda Asep Edi Suheri memberikan penjelasan mengenai cakupan dan tujuan pengembangan kawasan tersebut.
"Lokasi ini merupakan bagian dari ekosistem rantai pasokan SPPG untuk wilayah Polda Metro Jaya. Luas areanya sekitar 47 hektare yang terbagi dalam beberapa petak," tuturnya.
Antisipasi Tantangan di Lapangan
Pengelolaan tambak di daerah pesisir seperti Muara Gembong tentu tidak lepas dari tantangan alam. Meski wilayah sempat dilanda banjir, operasional tambak dilaporkan tetap terkendali berkat langkah antisipasi teknis yang cepat. Pekerja lapangan telah memasang jaring pembatas ekstra di sekeliling petak untuk mencegah ikan dan udang terlepas saat debit air meningkat, sebuah langkah krusial yang menunjukkan adaptasi terhadap kondisi lokal.
Artikel Terkait
Taman Bendera Pusaka Jadi Primadona Baru Libur Lebaran, Dipadati Pengunjung
Ketua Parlemen Iran Peringatkan Serangan AS Bisa Hancurkan Infrastruktur Energi Timur Tengah
Polisi Ungkap Motif Cemburu dan Kepanikan Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori
Libur Panjang Awal April 2026: Jumat Agung hingga Paskah Bentuk Long Weekend Tiga Hari