MURIANETWORK.COM - Seorang wanita berinisial FR (23) tewas setelah ditikam di Kota Sorong, Papua Barat Daya. Peristiwa yang diduga dilatarbelakangi kecemburuan ini juga menyebabkan seorang pria berinisial TKR mengalami luka kritis. Kapolisian telah mengidentifikasi pelaku sebagai YT, yang merupakan mantan pasangan dari korban wanita.
Motif Kecemburuan dan Kronologi
Kabag Ops Polresta Sorong Kota, Kompol Andi Muhammad Nurul Yaqin, menjelaskan bahwa penusukan tersebut didorong oleh rasa cemburu pelaku. YT mengetahui bahwa FR, mantan kekasihnya, menjalin hubungan dengan TKR. Amarah yang tak terbendung kemudian mendorongnya untuk melakukan aksi kekerasan tersebut.
“Kejadian penusukan dilakukan oleh seorang YT terhadap wanita yang merupakan mantan pacarnya FR. Sementara TKR diduga merupakan selingkuhan dari FR juga menjadi korban penikaman,” ungkapnya.
Kondisi Korban dan Respons Keluarga
Akibat aksi penikaman itu, FR meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara TKR mengalami luka serius dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Insiden berdarah ini memicu luapan emosi dari keluarga korban.
Andi menilai aksi spontan keluarga, seperti menutup jalan dan membakar ban, merupakan bentuk kekesalan mendalam atas kejadian tersebut. “Untuk aksi keluarga korban mengarahkan jenazah ke Polresta dan terjadilah pemalangan dan pembakaran ban di sekitar rumah korban karena spontanitas kesalahan dari pihak korban terkait peristiwa tersebut,” jelasnya.
Langkah tersebut, meskipun spontan, sempat mengganggu lalu lintas sebelum akhirnya dapat diurai oleh petugas. Polisi kini masih mendalami kasus ini lebih lanjut untuk memproses hukum pelaku sesuai ketentuan yang berlaku.
Artikel Terkait
Hakim Dinilai Sandiwara saat Tanya Soal Operasi Khusus di Sidang Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
PSG vs Arsenal: Final Liga Champions 2026 di Budapest, Les Parisiens Incar Back-to-Back
Menteri Imigrasi Siapkan 968 Lokasi Kerja Sosial dan Usul 100 Lapas Baru untuk Terapkan KUHP Baru
DWP dan WBI Peringati Hari Kartini dengan Penghargaan Kartini Muda Award dan Bazar UMKM