Ia melanjutkan, “Sebagai seniman, yang paling krusial adalah bisa menjelaskan maksud karya saya.”
Pertemuan itu ternyata tak hanya berisi penjelasan sepihak. Pandji mengaku mendapat berbagai masukan berharga dari pihak MUI. Menanggapi hal itu, ia berkomitmen untuk terus memperbaiki karyanya. Tujuannya jelas: menghibur tapi tetap mempertimbangkan perasaan publik.
“Sebagai orang yang berkarya, tentu selalu ada ruang untuk jadi lebih baik lagi,” ungkapnya. “Itu komitmen saya.”
Pertemuan yang berlangsung cair itu ditutup dengan harapan agar ke depan komunikasi semacam ini bisa terus terbangun. Pandji terlihat puas bisa menyampaikan maksud dan tujuannya secara langsung.
Artikel Terkait
Gebrakan ETLE Mobile di Sumsel: 173 Pelanggaran Tertangkap di Hari Pertama Operasi
Firasat Pejabat PPK Terbukti: Proyek Chromebook Rp 2,1 Triliun Berujung di Meja Hijau
Bareskrim Geledah Shinhan Sekuritas, Usut Keterkaitan Saham Gorengan dengan IHSG Anjlok
Pakar Ingatkan Bahaya Parliamentary Threshold Tinggi: Suara Rakyat Bisa Terbuang Percuma