Update Bencana Tanah Longsor di Majenang, Cilacap: 2 Meninggal, 21 Masih Dicari
Sebuah bencana tanah longsor melanda dua dusun di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menimbulkan korban jiwa dan puluhan orang dinyatakan hilang. Kejadian ini berlangsung di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, yang terletak di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang.
Menurut laporan dari On Scene Coordinator (OSC) Basarnas Cilacap, Priyo Prayudha Utama, longsor terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 19.00 WIB. Bencana ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Material tanah dan bebatuan menerjang serta menimbun sejumlah rumah penduduk.
"Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih melanjutkan operasi pencarian korban yang tertimbun," jelas Priyo pada Jumat (14/11).
Data Korban Tanah Longsor Cilacap per Dusun
Kondisi Korban di Dusun Tarukahan
Jumlah korban dari Dusun Tarukahan tercatat sebanyak 24 orang. Rinciannya adalah 15 orang berhasil selamat, 2 orang dinyatakan meninggal dunia, dan 7 orang masih dalam proses pencarian oleh tim evakuasi.
Kondisi Korban di Dusun Cibuyut
Sementara itu, di Dusun Cibuyut, total korban mencapai 22 orang. Dari jumlah tersebut, 8 orang dinyatakan selamat dan 14 orang lainnya masih dinyatakan hilang serta dalam proses pencarian intensif.
Rekapitulasi Total Korban Longsor Majenang
Secara keseluruhan, gabungan korban dari kedua dusun adalah 46 orang. Adapun rincian akhir yang dapat disampaikan adalah 23 orang selamat, 2 orang meninggal dunia, dan 21 orang masih dinyatakan hilang dan terus dilakukan pencarian.
Proses Evakuasi dan Pencarian Korban
Operasi pencarian dan penyelamatan korban longsor di Cilacap dilakukan dengan menggunakan berbagai peralatan. Tim di lapangan memanfaatkan alat berat, peralatan ekstrikasi, serta peralatan manual untuk menjangkau lokasi-lokasi yang sulit dan berisiko.
Komitmen Pemerintah Daerah Cilacap
Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, menyatakan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung operasi SAR. Pemerintah Kabupaten siap memfasilitasi segala kebutuhan peralatan dan logistik yang diperlukan untuk mempercepat proses evakuasi dan pencarian korban.
Artikel Terkait
Ketua Komisi III DPR Dukung Penetapan Tersangka Mantan Kapolres Bima Kasus Narkoba
Imlek di Indonesia: Dari Pembatasan Orde Baru ke Pengakuan sebagai Hari Libur Nasional
Polrestabes Makassar Kerahkan 300 Personel Amankan Imlek dan Ramadan, Larang Sahur on The Road
APPI Periode 2026-2031 Dilantik, Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah Tingkatkan Pendidikan