Persija Kehilangan Rizky Ridho Jelang Laga Panas Kontra PSM

- Senin, 16 Februari 2026 | 15:30 WIB
Persija Kehilangan Rizky Ridho Jelang Laga Panas Kontra PSM

MURIANETWORK.COM - Lini pertahanan Persija Jakarta dipastikan akan melemah jelang laga panas pekan ke-22 Liga 1 2025/2026 melawan PSM Makassar. Kapten sekaligus pilar utama tim, Rizky Ridho, terpaksa absen di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (20 Februari) malam, akibat akumulasi kartu kuning. Kondisi ini membuka peluang bagi Juku Eja untuk mencuri poin di kandang lawan, sementara Persija berusaha mempertahankan tren positif usai meraih kemenangan tandang.

Kapten Tertahan Akumulasi Kartu

Persija harus merelakan Rizky Ridho tidak turun bertanding setelah bek andalan itu menerima kartu kuning ketujuhnya musim ini. Insiden itu terjadi pada menit ke-71 saat timnya menang tipis 1-0 atas Bali United di Gianyar, Minggu (15/2) lalu. Sesuai regulasi kompetisi, akumulasi tersebut otomatis mendiskualifikasinya untuk satu pertandingan berikutnya.

Kehilangan itu terasa berat bagi skuat Macan Kemayoran. Di bawah kendali pelatih Mauricio Souza, Ridho bukan sekadar pemain bertahan biasa. Ia adalah pengorganisir utama barisan belakang yang kerap memberi stabilitas dan kepemimpinan langsung di lapangan. Ketidakhadirannya pasti akan mengubah dinamika pertahanan tuan rumah.

Momen Emas untuk PSM Makassar

Bagi PSM Makassar, situasi ini jelas merupakan angin segar. Skuad asuhan Tomas Trucha berpeluang mengeksploitasi celah di jantung pertahanan lawan. Mereka bisa mengadopsi pola permainan agresif yang sukses digunakan saat menundukkan Persija 2-0 di Parepare sebelumnya.

Tanpa komando Ridho, koordinasi lini belakang Persija berpotensi goyah. PSM diharapkan dapat menekan sejak dini, meniru formula sukses Arema FC yang sebelumnya berhasil menang 2-0 di GBK. Fokus serangan kemungkinan akan diarahkan untuk menguji chemistry pasangan pertahanan baru Persija, yang kemungkinan akan diisi oleh Jordi Amat, Dia Syayid, atau Paulo Ricardo di samping Thales Lira.

Persija Berusaha Pertahankan Momentum

Meski terdampak absennya sang kapten, Persija datang dengan kepercayaan diri yang sedang naik. Kemenangan tandang atas Bali United menjadi pencapaian psikologis penting, mengingat mereka terakhir kali menang di Pulau Dewata tujuh tahun silam.

Gol kemenangan yang dicetak Gustavo Almeida melalui umpan matang Maxwell Souza itu sekaligus melupakan kekalahan memalukan dari Arema FC di kandang sendiri. Hasil positif tersebut mengembalikan Macan Kemayoran ke persaingan papan atas. Namun, ujian sesungguhnya kini adalah membuktikan kedalaman skuad dan ketahanan mental tanpa figur kunci mereka.

Ujian Kedalaman Skuad dan Taktik

Laga ini akan menjadi ujian nyata bagi strategi Mauricio Souza. Pelatih asal Brasil itu ditantang untuk meramu kembali lini belakangnya yang kehilangan sosok sentral untuk kedua kalinya musim ini akibat akumulasi kartu. Pilihan pemain dan formasi yang ia terapkan akan sangat menentukan ketahanan tim.

Di seberang lapangan, Tomas Trucha dipastikan telah menyiapkan instruksi khusus. Pelatih PSM itu kemungkinan akan memerintahkan lini serangnya untuk langsung memburu celah yang ditinggalkan Ridho sejak peluit awal dibunyikan.

Pertanyaan besarnya, akankah PSM Makassar sukses memanfaatkan momentum ini untuk mempermalukan tuan rumah di depan pendukungnya sendiri? Ataukah Persija justru akan membuktikan bahwa mereka adalah tim solid yang tidak bergantung pada satu individu? Jawabannya hanya akan terungkap di lapangan hijau GBK nanti.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar