Dia lalu menengok ke belakang. Kebakaran hebat pernah melanda pada 2015. Beberapa tahun setelahnya, kondisi relatif mereda karena cuaca lebih basah. Tapi pada 2019, karhutla besar kembali terjadi, didorong oleh fenomena El Nino.
"2020 sampai 2022 aman. 2023 ada tapi bisa ditekan. Nah, tantangan periode sekarang ini ya nanti di 2027. Kalau tiga tahun sebelumnya, 2024-2026, seharusnya masih turun karena cuaca tidak terlalu panas dan hujan masih banyak," paparnya lebih rinci.
Lalu, apa yang sudah disiapkan? BNPB mengklaim sejumlah langkah antisipasi mulai disusun. Rencananya, akan ada operasi modifikasi cuaca, patroli satgas darat, hingga kesiapan helikopter untuk water bombing.
"Untuk pencegahan, kami akan melengkapi satgas-satgas darat. Lalu ada operasi modifikasi cuaca, operasi heli, dan water bombing," tuturnya.
Artikel Terkait
Prabowo Siap Mundur dari Dewan Perdamaian Jika Dinilai Tak Berpengaruh
Lampu Lalin Raib, Warga Ambil Alih Perbaiki Jalan Berlubang di Penjaringan
KAI Genjot Frekuensi Kereta Rangkasbitung, Targetkan Headway 4 Menit pada 2029
Lampu Lalin Dicuri, Jalan Gedong Panjang Karut-Marut