PLN Siapkan Listrik untuk Jalur KA Lokal hingga Feeder Kereta Cepat di Jawa

- Kamis, 20 November 2025 | 18:50 WIB
PLN Siapkan Listrik untuk Jalur KA Lokal hingga Feeder Kereta Cepat di Jawa

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo baru-baru ini mengungkap rencana besar untuk mengaliri listrik jaringan kereta api di Pulau Jawa. Tak cuma kereta utama, rencana ini juga mencakup KA feeder dan kereta lokal.

Saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI kemarin, Kamis (20/11/2025), Darmawan menjelaskan bahwa pihaknya sudah menandatangani kerja sama dengan PT KAI. Fokusnya? Mengaliri listrik feeder Kereta Cepat Jakarta–Bandung yang saat ini masih pakai diesel. "Kalau Bapak Ibu menggunakan Kereta Cepat Jakarta–Bandung, kemudian feeder-nya masih menggunakan diesel, ini akan segera kami ubah menjadi kereta listrik. Kami menyediakan listriknya," ujarnya.

Targetnya jelas: waktu tempuh bakal lebih cepat. Peralihan dari diesel ke listrik diharapkan bisa memangkas durasi perjalanan.

Di sisi lain, tak cuma kereta cepat yang dapat perhatian. Beberapa jalur kereta lokal juga masuk dalam daftar prioritas. Misalnya, rute-rute di Cikampek, Surabaya, dan Bandung. Ini semua bagian dari upaya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan beralih ke energi yang lebih bersih.

Nah, kerja sama dengan KAI ternyata lebih luas lagi. PLN juga akan meningkatkan daya listrik untuk KRL Tanah Abang–Rangkasbitung. Efeknya signifikan banget. Headway yang sekarang mencapai 30 menit bakal dipangkas drastis jadi cuma 3–4 menit. Bayangkan itu.

"Karena keretanya juga sudah sangat penuh, sehingga perlu tambah daya," jelas Darmawan. Dengan kapasitas yang semakin padat, peningkatan daya memang jadi kebutuhan mendesak.

Dia menambahkan, langkah ini punya dua manfaat sekaligus. Pertama, efisiensi penggunaan BBM untuk moda transportasi kereta api. Kedua, tentu saja, bakal ada peningkatan penjualan listrik untuk PLN sendiri. Sebuah langkah win-win solution, bukan?

(Nur Ichsan Yuniarto)

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar