"Dalam setiap kasus, para penyerang datang dengan berpakaian seperti warga sipil dan secara membabi buta menargetkan orang-orang biasa yang bekerja di toko-toko," jelas Chaudhry.
Mereka dikabarkan memasuki rumah sakit, sekolah, bahkan pasar pada hari Sabtu lalu sebelum mulai menembak ke segala arah.
Gudang Bukti Penipuan Ditemukan di Perbatasan
Beralih ke Asia Tenggara, militer Thailand baru-baru ini mengungkap temuan yang mencengangkan. Di kompleks penipuan O'Smach yang berada di perbatasan Kamboja, mereka menemukan barang bukti penipuan transnasional dalam jumlah sangat besar.
Kompleks itu sendiri dulu dihuni ribuan orang. Banyak dari mereka adalah korban perdagangan manusia yang dipaksa bekerja menipu orang asing atau menghadapi akibatnya.
Para jurnalis diajak melihat langsung salah satu bangunan enam lantai yang hancur akibat bom dan diduduki militer akhir tahun lalu. Di dalamnya, bertebaran dokumen. Ada daftar panjang nama-nama target potensial beserta kontaknya, tak lupa naskah-naskah skrip penipuan yang sudah dipersiapkan.
Skandal Epstein Sentuh Pejabat Tinggi Inggris
Sementara itu, di London, sebuah badai politik kecil mulai berembus. Perdana Menteri Keir Starmer memerintahkan penyelidikan segera. Fokusnya adalah hubungan antara mantan duta besar Inggris untuk Washington, Peter Mandelson, dengan almarhum Jeffrey Epstein, terpidana kasus kejahatan seksual.
Penyelidikan ini digulirkan setelah pemerintah AS merilis dokumen-dokumen terkait Epstein. Starmer bahkan berpendapat gelar bangsawan "Lord" Mandelson patut dicabut, yang berarti ia juga harus kehilangan kursinya di House of Lords.
Sekretaris Kabinet Chris Wormald ditunjuk untuk memimpin penyelidikan. Tugasnya adalah mengumpulkan dan memeriksa semua informasi tentang kontak Mandelson dengan Epstein selama ia masih aktif menjabat sebagai menteri.
Artikel Terkait
Istri Hoegeng Iman Santoso, Eyang Meri, Tutup Usia di RS Polri
Istri Hoegeng Iman Santoso, Eyang Meri, Tutup Usia di Usia 100 Tahun
Teriakan di Pasar Sepi: Warga Gagalkan Aksi Penculikan di Jombang
BNPB Soroti Lonjakan Bencana: Alih Fungsi Lahan Picu Kerentanan Wilayah