Padahal, menurut Budi, LHKPN ini bukan sekadar formalitas. Ini instrumen kunci untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas di pemerintahan. Capaian yang ada dinilai masih jauh dari memuaskan dan perlu ditingkatkan segera.
Karena itu, KPK terus mendesak semua Penyelenggara Negara yang belum lapor agar segera menyelesaikan kewajibannya. Laporannya harus benar, lengkap, dan tepat waktu. Kewajiban ini sifatnya menyeluruh, mencakup pimpinan lembaga negara, menteri, kepala daerah, anggota DPRD, hingga direksi BUMN dan BUMD di seluruh Indonesia.
Pada akhirnya, kepatuhan ini lebih dari sekadar angka di laporan. Ini soal komitmen pribadi dan kelembagaan untuk membangun integritas. Dan yang tak kalah penting, ini merupakan langkah preventif untuk mencegah korupsi sedari awal.
Artikel Terkait
Seluruh Fasilitas Kesehatan di Tambrauw Ditutup Sementara Pasca Penyerangan Tenaga Medis
Kapolri Pantau Destinasi Wisata dan Siapkan Arus Balik Lebaran 2026 dari Command Center Bali
Penjual Tikar di Ragunan Keluhkan Sepinya Pengunjung Saat Lebaran
Pembunuhan Georgi Markov: Misteri Payung Beracun Era Perang Dingin yang Tak Terpecahkan