Setelah berbulan-bulan mendapat desakan dari berbagai organisasi kemanusiaan, Israel akhirnya memutuskan untuk membuka kembali sebagian penyeberangan Rafah. Perbatasan yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Mesir itu akan dioperasikan mulai hari ini. Namun, aksesnya dibatasi hanya untuk pergerakan orang.
Menurut laporan AFP pada Minggu (1/2/2026), keputusan ini muncul di tengah situasi yang masih memanas. Kekerasan di wilayah Palestina belum juga reda.
Badan pertahanan sipil Gaza sendiri melaporkan puluhan korban tewas akibat serangan Israel sehari sebelumnya, tepatnya Sabtu (31/1). Di sisi lain, militer Israel punya klaim berbeda. Mereka menyatakan serangan itu sebagai balasan atas pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan oleh Hamas.
Sebagai gerbang vital bagi warga sipil dan bantuan kemanusiaan, penyeberangan Rafah punya peran krusial. Sayangnya, perbatasan ini sempat ditutup begitu ketat sejak pasukan Israel mengambil alih kendali pada Mei 2024 silam.
Artikel Terkait
Waspada, Hujan Lebat Bakal Guyur Jabodetabek Sepanjang Pekan Ini
Pasien Singapura Divonis Penjara Usai Melecehkan Perawat di Kamar Mandi Rumah Sakit
Dari Davos ke Bali: Indonesia Ambil Alih Komando Ekonomi Biru Global
Kota Tua Jakarta Disiapkan untuk Adegan Ledakan Film Korea yang Dibintangi Don Lee dan Lisa BLACKPINK