Jakarta Barat (21 RT):
Meliputi Duri Kosambi (2 RT), Kapuk (2 RT), Kedaung Kali Angke (4 RT), Rawa Buaya (5 RT), Kedoya Selatan (5 RT), dan Kembangan Selatan (3 RT). Airnya cukup dalam, antara 20 sampai 90 cm. Penyebabnya, selain hujan deras, adalah luapan Kali Pesanggrahan dan Kali Angke.
Jakarta Selatan (4 RT):
Terdapat di Cipulir (1 RT) dan Pejaten Timur (3 RT). Genangan di sini mencapai 30-50 cm, dipicu hujan dan luapan Kali Ciliwung serta Pesanggrahan.
Jakarta Timur (18 RT):
Wilayah ini cukup banyak titiknya: Rawa Terate (1 RT), Bidara Cina (4 RT), Cipinang Muara (2 RT), Kampung Melayu (4 RT), Cawang (5 RT), dan Cililitan (2 RT). Ketinggian air bahkan ada yang mencapai 110 cm, terutama karena luapan Kali Ciliwung.
Jakarta Utara (3 RT):
Tersebar di Cilincing, Marunda, dan Rorotan, masing-masing 1 RT. Genangannya relatif rendah, 20-30 cm, akibat hujan dan luapan Kali Nagrak.
Lalu lintas pun tak luput dari gangguan. Ada 13 ruas jalan yang tergenang, membuat perjalanan malam ini jadi lebih rumit. Beberapa titik yang cukup signifikan antara lain:
Jl. Inspeksi Kirana di Semper Timur, Jakarta Utara, terendam 50 cm. Lalu Jl. Srengseng Raya di Jakarta Barat dengan genangan 40 cm. Di Jakarta Selatan, Jl. Pulo Raya IV di Petogogan tergenang 45 cm. Sementara di titik lain, genangan berkisar antara 10 hingga 20 cm, seperti di Jl. KS Tubun (Jakarta Pusat) dan Jl. Daan Mogot KM 12 (Jakarta Barat).
Suasana malam di Ibu Kota jelas tak biasa. Untuk warga di titik-titik terdampak, malam ini adalah tentang kewaspadaan dan harapan agar air cepat surut.
Artikel Terkait
Raja Frederik Siap Sambangi Greenland di Tengah Isu Ambisi Trump
Gerobak Ikan Paksa Terjang Banjir, Dagangan Pedagang Keliling Justru Laris Manis
KPK Selidiki Aliran Dana Rekrutmen Perangkat Desa ke Bupati Pati
Korlantas dan Jasa Marga Pastikan Tol Japek II Selatan Siap Urai Kemacetan Mudik