Lalu, berapa banyak tambahannya? Soal itu, Pramono menyebut belum ada angka pasti. Nanti, hitungan detail akan dilakukan oleh tim di lapangan.
"Kuotanya berapa, nanti akan dihitung dan diputuskan oleh Bina Marga bersama asisten pembangunan dan Pak Sekda," jelasnya.
Di sisi lain, kebutuhan ini memang mendesak. Curah hujan tinggi belakangan ini membuat banyak ruas jalan di ibu kota rusak dan berlubang. Kinerja perbaikan harus dipercepat. Dengan tambahan tenaga, diharapkan respons Bina Marga terhadap laporan warga bisa lebih tanggap. Jalan yang berlubang bisa ditangani lebih cepat, sebelum menimbulkan masalah yang lebih besar.
Pada akhirnya, langkah ini adalah upaya konkret meski bersifat kontrak untuk memperbaiki wajah ibu kota, satu jalan demi satu jalan.
Artikel Terkait
BMKG: Panas Terik di Jakarta Dipicu Sinar Matahari Kuat dan Awal Musim Kemarau
Pemerintah Berlakukan Kerja dari Mana Saja untuk Antisipasi Kemacetan Mudik Lebaran 2026
Mantan Ajudan Prabowo, Brigjen Wahyu Yuniartoto, Dimutasi ke BAIS TNI
Union Berlin Menang Dramatis, Mainz Jauh dari Degradasi di Pekan ke-26 Bundesliga