Jakarta butuh lebih banyak tangan untuk merawat jalan-jalannya. Itulah inti dari rencana Pemprov DKI yang akan membuka lowongan baru untuk tenaga kontrak, atau yang biasa disebut PJLP, di bawah Dinas Bina Marga. Posisinya adalah Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum. Alasan utamanya sederhana: tenaga yang ada sekarang sudah tak cukup lagi.
Menurut Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, jumlah petugas PJLP di Bina Marga saat ini hanya sekitar 1.400 orang. Angka itu pun terus menyusut.
"Banyak yang memasuki masa pensiun," ujarnya.
Hal itu disampaikannya di Balai Kota Jakarta, Kamis lalu. Dalam rapat, terlihat jelas bahwa penambahan personel adalah sebuah keharusan.
"Kami memutuskan, PJLP di Bina Marga yang 1.400 itu memang sudah dirasakan kurang. Saya dan Pak Wagub menyetujui untuk ditambah," tegas Pramono.
Artikel Terkait
India Bantah Wabah Nipah, Sebut Kewaspadaan Negara Tetangga Berlebihan
Hari Karyulianto di Sidang Tipikor: Ahok dan Nicke Harus Hadir, Mereka yang Tentukan Pembelian LNG
Bendung Katulampa Siaga 3, Warga Bantaran Ciliwung Diimbau Waspada
MSCI Cabut Kartu, IHSG Babak Belur: Ada Apa di Balik Fatwa Pemeringkat Global?