Selain urusan penyelamatan, anggota Brimob juga turun tangan mengatur lalu lintas di titik-titik yang tergenang. Tujuannya jelas: menghindari kecelakaan dan menjaga ketertiban. Semua dilakukan agar aktivitas warga, sesulit apa pun kondisinya, bisa tetap berjalan.
Kombes Henik menegaskan, ancaman apa pun terhadap keselamatan warga jadi perhatian utama mereka. Keberadaan personel di lokasi bencana ini, katanya, adalah bentuk nyata pengabdian. “Setiap potensi ancaman terhadap keselamatan masyarakat menjadi perhatian serius jajaran Brimob,” tegasnya.
Sementara itu, dari sisi humas, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan kesiapan siaga personelnya.
“Ini adalah wujud komitmen Polda Metro Jaya hadir memberikan pelayanan di tengah-tengah masyarakat,” kata Budi.
Operasi SAR, khususnya untuk situasi banjir seperti sekarang, memang menjadi fokus. Upaya di Kedaung Kali Angke tadi hanyalah satu contoh dari banyak aksi serupa yang berlangsung di ibu kota.
Artikel Terkait
BMKG: Panas Terik di Jakarta Dipicu Sinar Matahari Kuat dan Awal Musim Kemarau
Pemerintah Berlakukan Kerja dari Mana Saja untuk Antisipasi Kemacetan Mudik Lebaran 2026
Mantan Ajudan Prabowo, Brigjen Wahyu Yuniartoto, Dimutasi ke BAIS TNI
Union Berlin Menang Dramatis, Mainz Jauh dari Degradasi di Pekan ke-26 Bundesliga