Genangan air masih menyelimuti permukiman padat di Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat. Di tengah situasi itu, terlihat beberapa anggota Brimob Polda Metro Jaya berjalan pelan, membawa seorang warga yang tak bisa berjalan sendiri. Mereka harus menggendongnya, karena perahu tak bisa masuk ke gang-gang sempit itu.
Menurut Dansat Brimob, Kombes Henik Maryanto, kejadiannya di Jalan Pesing Poglar, Gang Pribadi. “Tim SAR Detasemen Gegana mengevakuasi seorang warga yang mengalami gangguan kesehatan di tengah kondisi banjir,” ujarnya, Kamis (29/1/2026).
Prosesnya tidak mudah. Akses lingkungan terbatas, air pun masih tinggi. Tapi akhirnya, evakuasi berhasil dilakukan dan korban bisa segera dibawa ke fasilitas kesehatan.
“Ketinggian air tadi pagi sepinggang orang dewasa,” kata Henik memberi gambaran. “Saat ini sudah mulai surut,” imbuhnya, memberi sedikit kabar baik di tengah keprihatinan.
Di sisi lain, pergerakan personel Gegana ini bukan cuma untuk evakuasi darurat. Mereka juga menyusuri kawasan yang terendam, memeriksa rumah-rumah, memastikan tidak ada warga lagi yang terjebak atau membutuhkan bantuan. Kehadiran mereka di lokasi, meski sederhana, jelas memberi rasa aman. Bantuan yang nyata, saat dibutuhkan.
Artikel Terkait
DPR Desak Pemerintah Pusat Segera Tuntaskan Polemik Gaji Guru Madrasah
Ibu di Bekasi Tewas Tenggelam Saat Banjir Melanda
Hujan Deras Picu Banjir dan Macet Parah di 13 Titik Jakarta
46 RT dan 13 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam hingga Larut Malam