Fokusnya jelas. Bukan sekadar menekan angka kejadian, tapi lebih pada menyelamatkan nyawa. “Peristiwanya boleh naik, tetapi fatalitas korbannya harus turun,” tegasnya.
Dan rupanya, target itu mulai membuahkan hasil. “Tahun ini kita berhasil menurunkan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 2.453 orang dibandingkan tahun lalu,” ungkap Agus dengan nada yang cukup puas.
Di penghujung acara, ia kembali menekankan satu hal: komunikasi. Kolaborasi lintas sektor harus terus dijaga. Bahkan, ia dan seluruh stakeholder siap turun langsung ke lapangan. Tujuannya satu: memastikan kelancaran dan keselamatan di jalan tol, terutama selama masa-masa operasi besar.
Acara peresmian itu dihadiri oleh sejumlah pejabat kunci. Tampak hadir Digakkum Korlantas Polri Brigjen Faizal, Dirut Jasa Raharja Muhammad Awaludin, dan Direktur Operasional Jasa Marga Fitri Wiyanti. Hadir pula Kasubdit WAL dan PJR Dirgakkum Korlantas Polri Kombes Pol Ruben Takaendengan, Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Aries Syahbudin, serta Kainduk PJR Tol Cipularang Kompol Djoko Prihantono.
Artikel Terkait
Bareskrim Konfirmasi 12,9 Ton Daging Domba Impor Kedaluwarsa Tak Layak Konsumsi
Ginsi Protes Penangguhan Gate Pass di Tanjung Priok, Ancaman Kerugian Triliunan Rupiah
PKB: Kritik Pengamat Berbasis Data, Pemerintah Harus Hadapi dengan Dialog
Menteri PANRB: Partisipasi Masyarakat Kunci Awasi Kualitas Layanan Publik