Tak lupa, dia menyelipkan harapan. "Kami dari Komisi IV sangat mengapresiasi. Semoga hasil revitalisasi ini benar-benar terasa manfaatnya buat bangsa, terutama untuk para petani kita di lapangan."
Di sisi lain, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang hadir dalam kesempatan sama punya penekanan berbeda. Dia menyebut proyek ini sebagai buah gagasan besar Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya jelas: mewujudkan mimpi Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.
"Ini capaian yang berasal dari gagasan besar Bapak Presiden. Syarat jadi lumbung pangan dunia ya harus dimulai dari merevitalisasi industri pupuk kita," tegas Amran.
Dia optimis. Katanya, swasembada pangan yang sudah dicapai sekarang adalah bukti awal keberhasilan langkah tersebut. "Insyaallah, mimpi itu akan terwujud. Revitalisasi industri pupuk sudah memberi hasil nyata," ucapnya penuh keyakinan.
Acara itu juga dihadiri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kehadiran Sigit bukan sekadar formalitas. Dia turut menandatangani nota kesepahaman dengan PT Pupuk Indonesia terkait pengamanan dan pendistribusian pupuk, menunjukkan betapa kompleks dan strategisnya urusan ini.
Artikel Terkait
Jembatan Baru di Siak, Tanda Bakti Polisi di Tengah Warga
Dermaga Muara Angke Mampet, Kapal Ikan Berjejal Melebihi Kapasitas
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB di Tengah Badai Geopolitik Global
Polri Tegas Tolak Usulan Penempatan di Bawah Kementerian