Kroasia memutuskan untuk tidak ikut serta dalam ‘Dewan Perdamaian’ yang digagas Donald Trump. Kabar ini datang langsung dari Perdana Menteri Andrej Plenkovic, yang secara tegas menyatakan penolakan negaranya.
“Setelah analisis menyeluruh, posisi pemerintah... adalah bahwa saat ini Kroasia tidak akan bergabung dengan 'Dewan Perdamaian' karena sejumlah alasan,” ujar Plenkovic, Kamis lalu.
Ia berjanji akan memaparkan alasan lengkapnya di lain waktu. Namun begitu, langkah ini sebenarnya sudah bisa ditebak. Sejak diundang bergabung awal bulan ini, sikap Zagreb memang terlihat hati-hati, bahkan cenderung skeptis.
Di sisi lain, Plenkovic mengaku masih menunggu. Menunggu apa? Sikap resmi Uni Eropa. Sambil menunggu, mereka akan menilai ulang segala aspek proposal itu, terutama dari sisi hukum. Tampaknya Kroasia enggan bergerak sendiri dalam hal ini.
Artikel Terkait
Satgas PRR Berhasil Kosongkan Tenda Pengungsian di Sumut dan Sumbar
Iran Tegaskan Tidak Akan Bernegosiasi dengan Amerika Serikat
Kebakaran Rumah di Mampang Prapatan, Tak Ada Korban Jiwa Berkat Respons Cepat
Polisi Gunung Putri Bantu Warga Buka Pintu Mobil yang Terkunci Otomatis