Kroasia memutuskan untuk tidak ikut serta dalam ‘Dewan Perdamaian’ yang digagas Donald Trump. Kabar ini datang langsung dari Perdana Menteri Andrej Plenkovic, yang secara tegas menyatakan penolakan negaranya.
“Setelah analisis menyeluruh, posisi pemerintah... adalah bahwa saat ini Kroasia tidak akan bergabung dengan 'Dewan Perdamaian' karena sejumlah alasan,” ujar Plenkovic, Kamis lalu.
Ia berjanji akan memaparkan alasan lengkapnya di lain waktu. Namun begitu, langkah ini sebenarnya sudah bisa ditebak. Sejak diundang bergabung awal bulan ini, sikap Zagreb memang terlihat hati-hati, bahkan cenderung skeptis.
Di sisi lain, Plenkovic mengaku masih menunggu. Menunggu apa? Sikap resmi Uni Eropa. Sambil menunggu, mereka akan menilai ulang segala aspek proposal itu, terutama dari sisi hukum. Tampaknya Kroasia enggan bergerak sendiri dalam hal ini.
Artikel Terkait
18 RT Terendam, Banjir Kembali Serbu Jakarta Selatan dan Timur
Di Balik Ancaman Perang, Iran Sembunyikan Pintu Kecil untuk Negosiasi
Gempa M 4,3 Guncang Laut dekat Tahuna di Tengah Malam
Sirine Banjir Bekasi Berdentang di Tengah Malam, Ini Penjelasan Wali Kota